Pastikan Berjalan Optimal, Direktur Polbangtan Malang Tinjau Langsung Seleksi PMB Jalur Umum 2026
Polbangtan Malang menggelar seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur umum. Direktur Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana meninjau langsung pelaksanaannya.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Setya Budhi Udrayana, meninjau langsung pelaksanaan Tes Wawancara, Psikotes, dan Pemeriksaan Fisik dalam rangka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Umum Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus 1 Polbangtan Malang, Sabtu (27/6/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung tertib, objektif, dan transparan. Pada kesempatan tersebut, Direktur juga menyapa para peserta serta memberikan motivasi agar tetap percaya diri dan mampu menunjukkan potensi terbaik selama mengikuti proses seleksi.
Sebanyak 235 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti rangkaian seleksi untuk memperebutkan 20 persen kuota penerimaan melalui Jalur Umum. Tahapan seleksi meliputi tes wawancara, psikotes, dan pemeriksaan fisik sebagai bagian dari proses penjaringan calon mahasiswa yang berkualitas.
Ketua Panitia Pelaksana PMB Polbangtan Malang Tahun Akademik 2026/2027, Wahyu Windari, menjelaskan bahwa ketiga tahapan seleksi tersebut dirancang untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesiapan calon mahasiswa.
Menurutnya, Polbangtan Malang tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan akademik, tetapi juga memperhatikan karakter, potensi nonakademik, serta kondisi fisik peserta.
"Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Pertanian yang sebagian besar proses pembelajarannya berbasis praktik lapangan, kami membutuhkan mahasiswa yang memiliki kesiapan secara menyeluruh," ujar Wahyu.
Karena itu, lanjutnya, aspek karakter, kemampuan nonakademik, hingga kebugaran fisik menjadi bagian penting dalam proses seleksi agar peserta mampu mengikuti pendidikan secara optimal.
Polbangtan Malang berkomitmen mencetak sumber daya manusia pertanian yang unggul, profesional, dan berintegritas. Lulusannya diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga kesiapan fisik dan mental untuk menjawab tantangan pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


