Dari Literasi Budaya Menuju Pendidikan Multikultural: Dosen FIP UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru SDN di Bekasi
Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Penugasan bertajuk 'Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Pembelajaran Berbasis Lit

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
JAKARTA – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Penugasan bertajuk 'Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Pembelajaran Berbasis Literasi Budaya sebagai Wujud Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar' pada Senin, 29 Juni 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan di SDN Pekayon Jaya VII, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru sekolah dasar.
Kegiatan dibuka oleh Kepala SDN Pekayon Jaya VII, Syafei, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ.
Dalam sambutannya,ia berharap pelatihan ini dapat memperkuat kompetensi guru dalam mengintegrasikan literasi budaya ke dalam proses pembelajaran sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, menghargai keberagaman, dan menanamkan nilai-nilai multikultural kepada peserta didik sejak dini.
Tim pengabdian masyarakat dipimpin oleh Dr. Linda Zakiah, M.Pd. sebagai ketua, dengan anggota Dr. Mahmud Yunus, S.Pd., M.Pd., Feri Jayanti, M.Pd., Prince Clinton Immanuel Christian Damanik, M.Pd., dan Rizki Achmad Husaeni, M.Pd.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Chairunnisa, S.Pd., Gr. dan Selma Oktafia, S.Pd., yang turut mendukung pelaksanaan pelatihan dan pendampingan.
Sebanyak 25 guru SDN Pekayon Jaya VII mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Selama pelatihan, peserta memperoleh pemahaman konseptual sekaligus pengalaman praktik mengenai strategi mengintegrasikan literasi budaya dalam pembelajaran sebagai upaya mewujudkan pendidikan multikultural di sekolah dasar.
Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyusun rancangan pembelajaran yang relevan dengan karakteristik dan keragaman budaya di lingkungan sekolah.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Linda Zakiah, M.Pd., yang mengupas pentingnya literasi budaya sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan lima paket buku cerita budaya karyanya kepada SDN Pekayon Jaya VII sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memperkaya sumber belajar dan mendukung penguatan Gerakan Literasi Sekolah.
Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Mahmud Yunus, S.Pd., M.Pd., yang berbagi praktik baik dalam implementasi pembelajaran inovatif.
Sebagai Narasumber dan Fasilitator Nasional Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Digitalisasi Pembelajaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, ia memberikan wawasan mengenai strategi pembelajaran yang bermakna, pemanfaatan teknologi digital, serta integrasi nilai-nilai budaya dalam pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Ketua tim pengabdian, Dr. Linda Zakiah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi juga dilanjutkan dengan pendampingan implementasi agar guru mampu menerapkan hasil pelatihan secara berkelanjutan di kelas.
Melalui pendampingan tersebut diharapkan tercipta praktik pembelajaran yang kontekstual, inklusif, serta mampu menumbuhkan sikap saling menghargai keberagaman budaya di kalangan peserta didik.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, hingga penyusunan perangkat pembelajaran.
Para guru menyampaikan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, terutama dalam penguatan karakter, literasi, dan pendidikan multikultural.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui inovasi pembelajaran yang berpihak pada peserta didik, berakar pada kekayaan budaya bangsa, serta mendukung terwujudnya pendidikan multikultural yang inklusif dan berkelanjutan.
Diharapkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus berkembang sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

