Dosen FT UNJ Perkuat Kemandirian PMI di Singapura melalui Pelatihan Kewirausahaan Kuliner
Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertaraf internasio

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
JAKARTA – Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertaraf internasional. Melalui kolaborasi Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Tata Boga dan Prodi D4 Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan FT UNJ menyelenggarakan pelatihan bertajuk "Entrepreneurship Training for Indonesian Migrant Workers: Fostering Entrepreneurial Development Mindsets and Business Idea: bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura. Kegiatan yang berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di Hall Expo Changi, Singapura, ini terlaksana bekerja sama dengan D'Gayatri Academy Singapura yang dipimpin oleh Dyah Gayatri.
Pelatihan ini merupakan bentuk nyata kontribusi FT UNJ dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Indonesia di luar negeri melalui penguatan kompetensi kewirausahaan berbasis kuliner. Program tersebut dirancang untuk membekali para PMI dengan pengetahuan, keterampilan, dan pola pikir kewirausahaan sebagai bekal membangun usaha mandiri setelah kembali ke Indonesia.
Selama dua hari pelaksanaan, tiga dosen Prodi S1 Pendidikan Tata Boga FT UNJ, yaitu: Annis Kandriasari, Yeni Yulianti, dan Muhammad Yafie Nuha, memberikan pendampingan intensif mengenai inovasi pengembangan produk kuliner bernilai tambah, pemanfaatan bahan pangan yang memiliki potensi ekonomi, serta teknik pengolahan makanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Melalui sesi praktik dan diskusi interaktif, peserta didorong untuk menghasilkan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki daya saing dan peluang komersial.
Sementara itu, dosen Prodi D4 Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan FT UNJ, Efrina, membekali peserta dengan wawasan mengenai manajemen operasional usaha kuliner, pengelolaan jasa makanan, penyusunan konsep bisnis, hingga strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan industri kuliner. Materi tersebut memberikan pemahaman menyeluruh mengenai aspek pengelolaan usaha agar bisnis yang dirintis dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
Kolaborasi kedua program studi menghadirkan pembelajaran yang komprehensif dengan mengintegrasikan keterampilan teknis dan kemampuan manajerial. Para peserta tidak hanya dilatih menjadi pelaku usaha yang mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga didorong untuk memiliki pola pikir inovatif, kreatif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan bisnis. Pendekatan ini diharapkan dapat melahirkan wirausahawan kuliner baru dari kalangan Pekerja Migran Indonesia yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Sebagai puncak kegiatan, para peserta menyusun business plan berdasarkan ide usaha yang dikembangkan selama pelatihan. Dengan pendampingan langsung dari para dosen FT UNJ, setiap peserta berhasil mempresentasikan konsep bisnis yang realistis, inovatif, dan memiliki peluang untuk diimplementasikan setelah kembali ke tanah air.
Pada kesempatan ini, Annis Kandriasari selaku perwakilan tim dosen PkM FT UNJ menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga membangun mental kewirausahaan yang tangguh sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
"Kami berharap para Pekerja Migran Indonesia di Singapura tidak hanya memiliki keterampilan mengolah produk kuliner, tetapi juga mampu melihat peluang usaha, menyusun strategi bisnis, serta membangun kemandirian ekonomi ketika kembali ke Indonesia. Melalui pelatihan ini, UNJ ingin menghadirkan pengabdian yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran UNJ sebagai perguruan tinggi yang aktif menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat, termasuk pemberdayaan warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri. Melalui kolaborasi akademik lintas negara, UNJ terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Pelaksanaan PkM ini juga sejalan dengan komitmen UNJ dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses terhadap pendidikan dan pengembangan keterampilan sepanjang hayat, SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan kapasitas kewirausahaan dan penciptaan peluang usaha mandiri, serta SDGs 5 (Gender Equality) dengan memperluas akses perempuan terhadap kesempatan ekonomi dan kepemimpinan usaha. Melalui program ini, FT UNJ berharap para Pekerja Migran Indonesia memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk membangun usaha yang berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional setelah kembali ke Indonesia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

