Advertisement
Indonesia Positif

Sinergi Biro AAKK UIN Malang Bersama Puspenma dalam Pelaksanaan Beasiswa Pendidikan

Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malangbersinergi bersama Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) dalam pelaksanaan beasiswa pendidik

TIMES Indonesia,
Sinergi Biro AAKK UIN Malang Bersama Puspenma dalam Pelaksanaan Beasiswa Pendidikan
Foto peserta sosialisasi Puspenma. (FOTO: Dok. humas UIN)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Dalam memperkuat komitmen untuk mendukung implementasi program pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M menghadiri forum Sosialisasi, Sinkronisasi, dan Kolaborasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Senin (29/6/2026) di Jakarta.  

Ita menjelaskan bahwa forum strategis ini menjadi acuan penting dalam memperkuat koordinasi dan implementasi program-program PUSPENMA di lingkungan UIN Malang.

Advertisement

“Ini menjadi forum acuan penting demi memperkuat implementasi berbagai program PUSPENMA di UIN Malang,” jelasnya. 

Pelaksanaan forum sosialisasi Puspenma bersama para kepala biro. (FOTO: Dok. Humas UIN)
Pelaksanaan forum sosialisasi Puspenma bersama para kepala biro. (FOTO: Dok. Humas UIN)

Lebih lanjut, ia berharap bahwa kolaborasi ini juga dapat meningkatkan kualitas layanan akademik, kemahasiswaan, pembiayaan pendidikan, serta pengembangan SDM. 

“Ini menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan pendidikan keagamaan yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi dalam misi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Puspenma, Dr.Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag, menjelaskan dalam paparan materinya bahwa program Puspenma memiliki arah untuk pengembangan kualitas SDM melalui berbagai skema pembiayaan pendidikan. 

“Ini adalah langkah untuk mengembangkan SDM melalui pembiayaan pendidikan,” jelasnya. 

Advertisement

Lanjutnya, skema yang dimaksud meliputi Beasiswa Indonesia Bangkit(BIB), Beasiswa Unggulan Keagamaan, Beasiswa Pesantren, Beasiswa Double Degree, Beasiswa Akselerasi, Beasiswa Targeted, Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP), Program KIP Kuliah, serta Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit. 

“Program ini dirancang demi akses pendidikan, memperkuat kapasitas dosen, mahasiswa, dan tendik dalam menghasilkan riset berkualitas yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya. 

Lebih lanjut, forum tersebut juga membahas mengenai sinkronisasi pelaksanaan program antara PUSPENMA dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Mulai dari peningkatan layanan beasiswa, penguatan tata kelola administrasi, perluasan akses pendidikan, serta optimalisasi pelaksanaan program riset kolaboratif.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Kepala Biro PTKN lainnya yang turut memberikan masukan implementasi kebijakan supaya program dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi civitas akademika. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia