Kafe Golekan Malang: Sensasi Nongkrong Ditemani Ratusan Boneka Vintage nan Mistis
Kota Malang tidak pernah kehabisan ide untuk menghadirkan tempat nongkrong kreatif.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Malang – Kota Malang tidak pernah kehabisan ide untuk menghadirkan tempat nongkrong kreatif.
Di tengah menjamurnya kafe modern dan minimalis, Kafe Golekan hadir mencuri perhatian publik dengan menawarkan pengalaman bersantap yang sangat tidak biasa.
Kafe ini sukses memadukan konsep vintage estetik dengan nuansa mistis yang bersumber dari ratusan koleksi boneka tua di setiap sudutnya.
Begitu melangkah masuk ke dalam area kafe, pengunjung langsung disuguhi atmosfer interior masa lalu yang kental.
Kursi-kursi kayu tertata rapi di dalam ruangan sederhana, berpadu apik dengan deretan lukisan unik yang memperkuat kesan istimewa.
Namun, daya tarik utama yang menjadi magnet bagi para pemburu foto adalah keberadaan ruang khusus yang dipadati oleh bermacam-macam boneka artistik.
Kafe yang berlokasi di Jalan Bunga Kecilung No. 28, Lowokwaru, Kota Malang ini mendadak viral karena dekorasinya yang dinilai antimainstream.
Di sini, para pengunjung tidak sekadar menikmati hidangan makanan dan minuman, tetapi juga diajak mengeksplorasi susunan boneka kuno yang sarat akan nilai seni dan misteri.
Salah satu pengunjung, Adis (20), mengaku pertama kali mengetahui Kafe Golekan melalui Instagram story temannya.
Menurutnya, konsep yang diusung kafe tersebut sangat berbeda dari tempat nongkrong lain di Malang.
Rasa penasaran terhadap konsep unik yang ditawarkan membuatnya tertarik untuk datang langsung ke tempat tersebut.
Saat pertama kali memasuki kafe, ia merasa sangat terkesan dengan suasana dan desain ruangan yang berbeda dari kafe lain di Malang.
Menurutnya, suasana yang diciptakan terasa berbeda dari kafe-kafe lain yang pernah ia kunjungi.
Bagian paling berkesan baginya di Kafe Golekan adalah susunan boneka yang terlihat artistik dan memiliki makna tersirat.
Meskipun banyak orang yang menganggap dekorasi tersebut menyeramkan, ia tidak merasa takut maupun terkejut.
Sebaliknya, ia justru merasa kagum dengan kreativitas yang ditampilkan oleh pengelola kafe dalam menciptakan suasana yang unik dan berbeda.
“Saya tertarik mengunjungi Kafe Golekan karena kagum dengan konsep dan keunikan yang disajikan oleh kafe ini,” ujar Adis.
Selain menawarkan suasana yang unik, Kafe Golekan juga dinilai cocok sebagai tempat untuk mengerjakan tugas kuliah maupun berkumpul bersama teman.
Kenyamanan tempat dan harga yang ramah di kantong membuat banyak pengunjung merasa betah berlama-lama di sana.
Adis sendiri pun mengaku ingin kembali berkunjung jika memiliki kesempatan.
“Ya, kalau ada kesempatan saya ingin kembali mengunjungi Kafe Golekan karena harga menunya terjangkau untuk mahasiswa rantau dan tempatnya sangat nyaman untuk mengerjakan tugas kuliah,” tuturnya.
Melalui konsep unik dan suasana berbeda, Kafe Golekan berhasil membuktikan bahwa sebuah kafe tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati makanan dan minuman, tetapi juga ruang bagi pengunjung untuk memperoleh pengalaman baru yang berkesan.
Kehadirannya turut memperkaya pilihan destinasi kuliner dan tempat nongkrong kreatif di Kota Malang. (*)
(Pewarta: Aliya Rahmadani_Mahasiswa Ilkom FISIP UNMER Malang)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

