Advertisement
Indonesia Positif

Rektor Ma Chung Sebut Kunci PTS Bertahan di Tengah Persaingan Perguruan Tinggi

Rektor Universitas Ma Chung Malang, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, MS., M.Sc menyampaikan bahwa kualitas dan integritas menjadi faktor utama yang menentukan daya saing perguruan tinggi swasta (PTS) di tengah persaingan penerimaan mahasiswa.

TIMES Indonesia,
Rektor Ma Chung Sebut Kunci PTS Bertahan di Tengah Persaingan Perguruan Tinggi
Rektor Universitas Ma Chung Malang, Prof Stefanus Yufra Menahen Taneo, saat memberikan sambutan dalam Media Gathering. (FOTO: Miranda LF/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Rektor Universitas Ma Chung Malang, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, MS., M.Sc menyampaikan bahwa kualitas dan integritas menjadi faktor utama yang menentukan daya saing perguruan tinggi swasta (PTS) di tengah persaingan penerimaan mahasiswa yang semakin ketat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Gathering, Jumat (3/6/2026). 

Menurutnya, kepercayaan masyarakat hanya dapat dibangun melalui mutu pendidikan yang menjaga nilai integritas pendidikan. Hal tersebut dapat dicapai salah satunya dengan menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki soft-skill serta karakter yang baik.

Advertisement

“Membangun kepercayaan masyarakat itu gak mudah, kita harus menunjukkan integritas pendidikan yang tinggi yang menjaga nilai-nilai akademik,” jelasnya.

Selain alumni, Prof. Stefanus juga menambahkan bahwa karya ilmiah dapat berkontribusi dalam menaikkan tingkat kepercayaan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa universitas turut berdampak dalam pengembangan masyarakat. 

Ia mencontohkan bahwa Universitas Ma Chung hanya memiliki lima prodi saat lahir pada 2007. Namun karena kepercayaan masyarakat meningkat dan dibuktikan dengan akreditasi, maka saat ini Universitas tersebut memiliki 12 prodi. 

Ia menambahkan langkah lain untuk dipercaya masyarakat adalah bagaimana perguruan tinggi dapat mandiri secara finansial.

Menurutnya, prinsip transparansi dan ekonomis dalam penyelenggaraan kegiatan kampus menjadi langkah sederhana untuk menjaga kemandirian finansial PTS. 

Advertisement

“Pemerintah saat ini gencar efisiensi, kami PTS sudah mandiri secara finansial, termasuk operasional sehari-hari,” tambahnya. 

Memasuki usia ke-20 pada tahun depan, Universitas Ma Chung menargetkan fase pengembangan baru dengan mengusung visi menjadi living trendsetter, yakni perguruan tinggi yang tidak hanya menjadi teladan dalam pendidikan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan memberi pengaruh bagi lingkungan sekitarnya.

Dalam mewujudkan target tersebut, lanjutnya, Ma Chung mengandalkan kolaborasi melalui konsep pentahelix yang melibatkan akademisi, dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan media. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam memperluas dampak berbagai inovasi dan program yang dihasilkan perguruan tinggi.

“Harapan kami adalah bisa menjadi trendsetter, menemukan ilmu pengetahuan baru melalui jenjang S3 hingga dapat berkontribusi langsung pada masyarakat, ini sesuai dengan visi Ma Chung,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia