Advertisement
Indonesia Positif

Mahasiswa Polbangtan Malang Kembangkan Nanoemulsi Bawang Putih untuk Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler

Mahasiswa Polbangtan Malang mengembangkan teknologi nanoemulsi essential oil bawang putih untuk meningkatkan produktivitas ayam broiler.

TIMES Indonesia,
Mahasiswa Polbangtan Malang Kembangkan Nanoemulsi Bawang Putih untuk Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler
Mahasiswa Polbangtan Malang mempresentasikan hasil penelitiannya. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Malang Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang terus mendorong lahirnya inovasi berbasis riset terapan sebagai bagian dari penguatan pendidikan vokasi pertanian. Salah satu inovasi tersebut hadir melalui tugas akhir mahasiswa Program Studi Agribisnis Peternakan, I Putu Sudha Pradnyana, yang mengembangkan teknologi nanoemulsi essential oil bawang putih (Allium sativum L.) sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi pakan pada ayam broiler.

Penelitian berjudul "Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi Pakan Ayam Broiler dengan Pemberian Nanoemulsi Essential Oil Bawang Putih (Allium sativum L.)" mengkaji implementasi penggunaan nanoemulsi essential oil bawang putih terhadap performa pertumbuhan ayam broiler, nilai Income Over Feed Cost (IOFC), hingga penerapan business plan usaha peternakan broiler berbasis teknologi nanoemulsi.

Advertisement

Inovasi tersebut diharapkan menjadi alternatif feed additive alami yang mampu meningkatkan performa ternak, memberikan nilai tambah secara ekonomis, serta mendukung pengembangan industri peternakan unggas yang lebih efisien, sehat, dan berkelanjutan.

 

Ujian-akhir-mahasiswa-polbangtan-malang
Mahasiswa Polbangtan Malang tengah diuji di hadapan dosen pembimbing dan penguji. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)

Tugas akhir ini dibimbing oleh Dr. Dewi Ratih Ayu Daning dan Dr. Novita Dewi Kristanti, serta diuji oleh Dr. Siswoyo bersama penguji eksternal dari industri, Arif Ryan Maretama, S.AB., dalam Sidang Komprehensif yang digelar pada 9 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Arif memberikan apresiasi atas kualitas penelitian sekaligus perkembangan akademik mahasiswa.

Arief yang mendampingi saat Program Pengembangan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP), mengapresiasi capaian I Putu Sudha Pradnyana.

"Saya melihat konsistensi, kompetensi, serta kemampuan yang baik dalam memahami kondisi riil di lapangan," ujarnya. 

Advertisement

Hal tersebut, lanjut Arief, tercermin dalam penelitian yang tidak hanya memiliki landasan ilmiah yang kuat, tetapi juga menawarkan solusi yang aplikatif bagi industri peternakan. 

"Saya berharap hasil penelitian ini dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan sehingga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha peternakan ayam broiler di Indonesia," ujar Arif.

Melalui riset-riset aplikatif yang berorientasi pada kebutuhan industri, Polbangtan Malang  berkomitmen mencetak lulusan vokasi yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia