Advertisement
Indonesia Positif

Awali Perjalanan Menjadi Generasi Berkarakter, 733 Siswa Baru SMA An Nur Bululawang Ikuti MPLS Ramah

Selama sepuluh hari ke depan, para siswa akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus kehidupan di Pondok Pesantren An Nur 2 Al

TIMES Indonesia,
Awali Perjalanan Menjadi Generasi Berkarakter, 733 Siswa Baru SMA An Nur Bululawang Ikuti MPLS Ramah
Pembukaan MPLS Ramah SMAAn Nur TP. 2026/2027
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Sebanyak 733 peserta didik baru SMA An Nur Bululawang Kabupaten Malangn mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026–2027 yang digelar pada Selasa (7/7/2026).

Selama sepuluh hari ke depan, para siswa akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus kehidupan di Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo Bululawang.

Advertisement

Pembukaan MPLS berlangsung dengan penuh semangat dan menjadi awal perjalanan para siswa dalam mengenal budaya belajar, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi ciri khas SMA An Nur Bululawang. 

Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, penguatan spiritual, serta pengembangan wawasan kebangsaan.  

mpls sma an nur

Kepala SMA An Nur Bululawang, Moh. Hasyim, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru. 

Ia berharap para siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, guru, teman-teman, serta kehidupan di pondok pesantren sebagai bagian dari proses pendidikan yang akan mereka jalani.

"Selamat datang peserta didik baru SMA An Nur Bululawang. Semoga kalian segera beradaptasi dengan orang-orangnya, lingkungan sekolahnya, dan pondok pesantren," ujar Moh. Hasyim.

Advertisement

Dalam arahannya, ia mengajak seluruh siswa untuk memiliki jiwa yang besar dengan terus menjaga semangat dalam menjalani setiap proses pembelajaran.

Menurutnya, keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui perjuangan yang panjang, disiplin, dan kesungguhan. Belajar di pondok pesantren menjadi salah satu proses penting dalam membentuk pribadi yang mandiri, tangguh, dan berakhlakul karimah. 

mpls sma an nur

Moh. Hasyim juga mengingatkan agar para siswa tidak menjadikan MPLS sebagai kegiatan yang membosankan.

Sebaliknya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mengenal diri sendiri, membangun pertemanan baru, belajar bersama guru-guru yang inspiratif, saling berbagi pengalaman, bertukar pikiran, hingga menumbuhkan semangat kebersamaan.

"Kalau ingin sukses, perjuangannya tidak boleh kecil, tetapi harus besar," pesannya.

Ia juga memberikan motivasi spiritual kepada seluruh peserta bahwa menuntut ilmu di lingkungan pondok pesantren merupakan sebuah nikmat yang patut disyukuri. "Kalian dilindungi makhluk langit karena berada di tempat yang diridai Allah SWT," ungkapnya.

Selama pelaksanaan MPLS, peserta memperoleh beragam materi dari berbagai instansi. Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan edukasi mengenai pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Polres Malang membekali siswa dengan materi Gentle Generation Anti-Bullying sebagai upaya mencegah perundungan dan kenakalan remaja sejak dini.

Selain itu, siswa mengikuti pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) bersama Koramil, memperoleh pengenalan Program Idaman, mengikuti sesi motivasi bertajuk 'Ngaji, Mengabdi, Menginspirasi: Mengapa Harus Bangga Bisa Mondok' serta mendapatkan materi literasi digital melalui Smart Medsos dan wawasan Ke-NU-an dari para narasumber sesuai bidangnya. 

Para peserta juga dibekali materi tentang nilai-nilai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama Kodim, strategi pembelajaran di SMA An Nur, serta mengikuti ziarah ke Pengasuh Pondok Pesantren An Nur 2 sebagai bentuk pengenalan sejarah dan nilai-nilai pesantren. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia