SDIT Ar-Rohmah Bersama Unipma Madiun Dorong Guru Manfaatkan Teknologi dan Penguatan Karakter
SDIT Ar-Rohmah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Jumat (10/07/2026) menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertema “Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran dan
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MADIUN – SDIT Ar-Rohmah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Jumat (10/07/2026) menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertema “Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran dan Penguatan Karakter” sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan pendidikan di era digital.
Sebanyak 38 guru dan tenaga pendidik mengikuti kegiatan pelatihan yang bertujuan memperkuat pemahaman tentang implementasi Kurikulum Merdeka serta strategi pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Kegiatan IHT menghadirkan Dr. Wachidatul Linda Yuhanna, M.Si dari Unipma Madiun sebagai pemateri yang memberikan pembekalan mengenai penerapan Kurikulum Merdeka, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, serta strategi penguatan karakter siswa melalui aktivitas pembelajaran di kelas.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Linda menyampaikan bahwa perkembangan teknologi memberikan peluang besar bagi guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Pemanfaatan teknologi tetap harus diarahkan untuk mendukung pembentukan karakter siswa.
Guru saat ini tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi, tetapi juga harus mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Teknologi dapat menjadi pendukung pembelajaran, tetapi nilai karakter seperti tanggung jawab, kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian tetap menjadi bagian utama dalam pendidikan,” ungkap Dr. Linda.
Materi pelatihan mencakup pemahaman konsep Kurikulum Merdeka, penyusunan pembelajaran yang berpusat pada siswa, penggunaan media digital pembelajaran, serta integrasi nilai karakter dalam kegiatan belajar mengajar.
Kepala SDIT Ar-Rohmah, Aprilianna Kartika Sari, M.Pd mengapresiasi antusiasme peserta dalam kegiatan IHT. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah. “Guru perlu terus belajar dan berkembang mengikuti perubahan zaman, adanya IHT ini, kami berharap para guru mendapatkan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pembelajaran sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik,” ungkap Aprilianna.
Ia menjelaskan bahwa sekolah terus mendorong guru untuk melakukan inovasi pembelajaran, termasuk memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif.
Pelaksanaan IHT memberikan manfaat bagi guru dalam memahami penerapan Kurikulum Merdeka secara lebih kontekstual. informasi yang diberikan tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membuka wawasan mengenai cara mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran tanpa menghilangkan aspek pembentukan karakter siswa.
“Kegiatan ini memberikan inspirasi bagi kami tentang gambaran bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran sekaligus tetap memperhatikan penguatan karakter siswa,” kata Wulan, guru SDIT Ar-Rohmah.
Pelaksanaan IHT ini juga merupakan bentuk sinergi dan Kerjasama antara Unipma Madiun dan SDIT Ar-Rohmah sebagai sekolah mitra melalui program Pengabdian kepada Masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kompetensi guru serta menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif di era digital.
Adanya penguatan kapasitas pendidik dan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang tepat, SDIT Ar-Rohmah terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membangun karakter positif bagi generasi masa depan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

