Sederet Capaian Strategis Warnai Perayaan Dies Natalis ke-58 UIN SATU Tulungagung
UIN SATU tidak hanya merayakan pertambahan usia, tetapi juga menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang terus tumbuh, bertransformasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
TULUNGAGUNG – Peringatan Dies Natalis ke-58 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU Tulungagung) menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian strategis yang berhasil diraih sepanjang satu tahun terakhir.
Bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda ke-53 pada Rabu (15/7/2026), UIN SATU tidak hanya merayakan pertambahan usia, tetapi juga menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang terus tumbuh, bertransformasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abd. Aziz, dalam sambutannya mengajak seluruh civitas akademika untuk merefleksikan perjalanan panjang yang telah ditempuh kampus.
Sejak berdiri pada 1968 sebagai cabang IAIN Sunan Ampel Surabaya, bertransformasi menjadi STAIN pada 1997, IAIN Tulungagung pada 2013, hingga akhirnya resmi menjadi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada 2021.
"Kalau dihitung, UIN kita baru lima tahun berdiri sejak 2021. Tapi Alhamdulillah, prestasi yang ditorehkan baik akademik maupun non-akademik sudah luar biasa sehingga kita menjadi rujukan nasional," ungkap Rektor.
"Kita selalu berkomitmen untuk mengawal prodi unggul dan kampus yang semakin bisa berdampakm" sambungnya.
Tahun ini UIN SATU resmi meluncurkan program ReliGreen sebagai implementasi nyata ekoteologi berbasis nilai keislaman, selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama RI.
Program ini diwujudkan antara lain melalui penerapan sistem bioswale di lingkungan kampus, penanaman pohon masif oleh ASN dan mahasiswa KKN, serta penghapusan kewajiban cetak skripsi dan tesis sebagai komitmen pengurangan sampah kertas.
Di bidang tata kelola, UIN SATU berhasil meraih dua sertifikasi standar internasional sekaligus, yakni ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018, menjadikannya salah satu PTKIN yang memiliki sistem manajemen mutu berlapis dan terstandar internasional.
Kepercayaan nasional kepada UIN SATU juga semakin menguat.
Rektor UIN SATU, Prof. Abd. Aziz dipercaya sebagai Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, memimpin penyelenggaraan SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN yang tahun ini berhasil melampaui target dengan 92.556 pendaftar dari target 80.639.
UIN SATU juga mendapatkan kehormatan menerima kunjungan langsung Menteri Agama RI, Sekretaris Jenderal, dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag ke kampus, serta mendapat undangan hadir di Istana Negara dan Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI.
Dalam bidang akademik, UIN SATU mencatat sejumlah pencapaian penting. Dari total program studi yang ada, 32 prodi telah berhasil meraih akreditasi Unggul, 16 prodi Baik Sekali, dan 3 prodi Baik.
Kampus juga membuka tiga program studi baru yaitu S1 Informatika, S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, serta S1 Sains Data.
Hal ini turut memperkuat posisi UIN SATU sebagai kampus integratif yang memadukan keilmuan Islam dengan sains dan teknologi.
Jumlah Guru Besar UIN SATU pun terus bertambah dengan dikukuhkannya tiga Guru Besar baru oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, sehingga total Guru Besar UIN SATU kini berjumlah 39 orang.
Inovasi terbesar di bidang penerimaan mahasiswa baru tahun ini adalah diluncurkannya jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang langsung membuka 45 program studi sekaligus menjadikan UIN SATU sebagai PTKIN dengan jumlah prodi RPL terbanyak di Indonesia.
Jalur ini diperuntukkan bagi para guru madin, ustaz, dan ustazah yang telah mengabdi minimal dua tahun agar dapat menyelesaikan S1 hanya dalam satu setengah tahun tanpa mengulang apa yang sudah mereka jalani dan buktikan.
"Ini adalah jalur keringanan, RPL ini analoginya seperti naik kereta dari Tulungagung ke Jakarta tidak harus kembali ke stasiun awal, cukup melanjutkan dari titik yang sudah dicapai," jelas Rektor.
Jumlah alumni UIN SATU pun terus bertumbuh, dari 41.212 menjadi 42.465 alumni, sebuah angka yang membuktikan semakin luasnya jejak UIN SATU di masyarakat.
Di bidang kemahasiswaan, UIN SATU menorehkan deretan prestasi membanggakan. Marching Band Derap Swara Sangkakala berhasil meraih Juara I dalam ajang Concert Marching Art memperebutkan Piala Raja Hamengku Buwono X di Yogyakarta.
Mapala Himalaya UIN SATU menyabet Juara Nasional Wana Lestari 2025. Seorang mahasiswi KPI FUAD UIN SATU terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026 hingga menembus kompetisi internasional bergengsi.
UIN SATU juga memperkuat akses beasiswa mahasiswa melalui penandatanganan PKS Beasiswa LPPD Pemprov Jawa Timur.
Yang paling membanggakan, empat mahasiswi Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum berhasil mengajukan dan mendapatkan permohonan dikabulkan dalam uji materiil Pasal 245 UU Pemilu di Mahkamah Konstitusi.
Putusan Nomor 128/PUU-XXIV/2026 tersebut mewajibkan pemenuhan kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam legislatif dan kini telah menjadi hukum nasional yang mengikat seluruh partai politik di Indonesia.
"Ini bukan kita membangga-banggakan diri, tapi kenyataan bahwa mahasiswa kita banyak menorehkan prestasi di Indonesia," tegas Rektor.
Di bidang sumber daya manusia, UIN SATU mencatat sejumlah langkah penguatan. Sebanyak 77 dosen menerima Sertifikasi Dosen (Serdos) 2025. Sebanyak 33 PNS dan 48 PPPK resmi dilantik, memperkuat formasi ASN kampus.
UIN SATU juga menjadi penyelenggara PKDP (Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula) 2026 yang diikuti 314 dosen dari 35 PTKI se-Indonesia menjadi sebuah kepercayaan nasional yang besar.
Program Mlethek (Melek Teknologi) dan ORKES (Orientasi Kerja Sinergis) juga dijalankan untuk memperkuat kompetensi digital dan budaya kerja seluruh ASN kampus.
Dari sisi infrastruktur, UIN SATU terus bertumbuh. Lahan kampus bertambah dari 89.465 m² menjadi 102.186 m² setelah penambahan 12.721 m² lahan baru.
Kampus sedang menyelesaikan pembangunan SATU Auditorium dan dua lantai Parkir Tingkat yang direncanakan rampung tahun ini untuk menjawab kebutuhan ruang yang selama ini menjadi tantangan.
Fasilitas penunjang kemandirian ekonomi kampus juga diluncurkan, meliputi SATU FoodCourt, SATU Swalayan, dan SATU Cafe dengan sistem pembayaran cashless berbasis aplikasi sebagai wujud kampus yang adaptif terhadap transformasi digital.
Realisasi anggaran 2025 mencapai Rp211,2 miliar dari total pagu Rp274,1 miliar, atau 77,04%, dengan laporan keuangan yang berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Sepanjang tahun ini, UIN SATU juga menorehkan sejumlah penghargaan bergengsi seperti
- Meraih Diktis Award 2026 sebagai PTKIN dengan Pusat Bisnis Paling Akuntabel dan Inovatif
- Memecahkan Rekor MURI pembuatan 3.648 keranjang sampah bambu
- Meraih penghargaan PTRG Peringkat Madya dari Kemenag atas komitmen kesetaraan gender
- SATU Klinik Pratama meraih Akreditasi Paripurna dari LAFKI.
UIN SATU juga dipercaya sebagai tuan rumah berbagai event nasional bergengsi, di antaranya Forum Rektor Evaluasi UM-PTKIN, Graduate Forum Internasional, PKDP PTP Nasional, Halaqah Ditjen Pesantren Kemenag, hingga Forum Arsiparis Perguruan Tinggi se-Jawa Timur.
Perayaan Dies Natalis ke-58 dimeriahkan dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk sholawatan bersama yang dimotori Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN SATU, Gelar Karya Guru Besar yang dijadwalkan pada akhir Juli 2026, serta Seminar Internasional bertema Penguatan Islam Jawa.
Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan harapan besar untuk UIN SATU yang kini memasuki usia 58 tahun.
"Semangat dan komitmen civitas akademika UIN SATU terus kita kembangkan dan pertahankan. Mudah-mudahan dengan usia yang sudah 58 ini, UIN SATU Tulungagung semakin jaya dan semakin berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Rektor. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

