Advertisement
Indonesia Positif

Lima Mahasiswa Internasional Masuk Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, dari Nigeria hingga Afganistan

Mahasiswa internasional berasal dari Nigeria, Afghanistan, Tanzania, Thailand, serta satu negara lainnya yang bergabung melalui skema kerja sama akademik UIN KHAS Jember.

TIMES Indonesia,
Lima Mahasiswa Internasional Masuk Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, dari Nigeria hingga Afganistan
Sejumlah mahasiswa internasional dari berbagai negara saat tiba dan melihat langsung lingkungan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember (FOTO: Fakultas Dakwah for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONDOWOSO  Atmosfer internasional mulai terasa di Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Sejumlah mahasiswa asing dari lima negara mulai berdatangan, untuk mengikuti perkuliahan pada berbagai program studi sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi kampus.

Mahasiswa internasional tersebut berasal dari Nigeria, Afghanistan, Tanzania, Thailand, serta satu negara lainnya yang bergabung melalui skema kerja sama akademik UIN KHAS Jember. Mereka akan menempuh pendidikan di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Psikologi Islam, hingga Manajemen Dakwah.

Advertisement

Beberapa mahasiswa yang telah tiba di Jember di antaranya Jamilu asal Nigeria yang memilih Program Studi KPI, Bahram dari Afghanistan di Program Studi Psikologi Islam, Arizo dari Afghanistan di Program Studi KPI, Imrani dari Tanzania di Program Studi Manajemen Dakwah, serta Muhammad Faif dari Thailand.

Salah satu mahasiswa asal Afghanistan, Arizo, mengaku mengenal UIN KHAS Jember dari rekomendasi seorang teman. Rasa ingin tahu membuatnya mencari berbagai informasi mengenai kampus melalui internet hingga akhirnya mantap memilih UIN KHAS Jember sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Setelah tiba di Jember, Arizo langsung mengunjungi Fakultas Dakwah untuk melihat secara langsung lingkungan kampus yang selama ini hanya dikenalnya melalui media daring. Kesan pertama yang ia rasakan sangat positif.

"Very big and beautiful," ujar Arizo sambil tersenyum saat menggambarkan kondisi kampus yang menurutnya luas dan indah.

Tak hanya lingkungan kampus, keramahan masyarakat Indonesia juga meninggalkan kesan tersendiri bagi dirinya.

Advertisement

"Very good and kindness," katanya saat menceritakan pengalaman mendapat sambutan hangat sejak tiba di Jember.

Selama proses adaptasi awal, Arizo didampingi Ketua International Office UIN KHAS Jember, Ashari, bersama Arif. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu mahasiswa internasional mengenal lingkungan akademik maupun kehidupan sehari-hari di Indonesia.

Kedatangan para mahasiswa asing itu juga disambut Wakil Dekan III Fakultas Dakwah Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni, Ahmad Winarno. Ia menilai semakin banyaknya mahasiswa internasional yang memilih UIN KHAS Jember menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat global terhadap mutu pendidikan yang dimiliki kampus.

“Keberadaan mahasiswa dari berbagai negara tidak hanya memperkaya suasana akademik, tetapi juga membuka ruang interaksi lintas budaya sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional,” katanya, Selasa (21/7/2026). 

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, Prof. Fawaizul Umam, menyebut kedatangan mahasiswa internasional sebagai momentum penting dalam mempercepat internasionalisasi fakultas.

Ia menyambut dengan penuh sukacita kehadiran mahasiswa internasional di Fakultas Dakwah. Menurutnya, ini merupakan wujud kepercayaan masyarakat global terhadap kualitas pendidikan yang fakultas bangun.

“Fakultas Dakwah berkomitmen memberikan layanan akademik, pembinaan, dan pendampingan terbaik agar mereka dapat belajar dengan nyaman serta menjadi duta persahabatan yang mempererat hubungan antarbangsa," ujarnya.

Prof. Fawaizul menambahkan, Fakultas Dakwah akan terus memperluas kerja sama internasional melalui program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, hingga pengembangan program akademik bertaraf global. 

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi fakultas sebagai pusat pengembangan ilmu dakwah dan komunikasi Islam yang inklusif, moderat, serta berdaya saing internasional.

Selama menjalani masa studi di UIN KHAS Jember, para mahasiswa internasional direncanakan tinggal di Ma'had UIN KHAS Jember. Selain menjadi tempat tinggal, ma'had akan difungsikan sebagai pusat pembinaan karakter, penguatan kemampuan bahasa, dan adaptasi budaya sehingga mereka dapat mengikuti perkuliahan secara optimal.

Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara ini menjadi bagian dari komitmen UIN KHAS Jember dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi Islam yang bereputasi internasional sekaligus memperkuat kampus sebagai ruang perjumpaan lintas bangsa dalam semangat keilmuan, persaudaraan, dan moderasi beragama.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia