Advertisement
Indonesia Positif

Siswa Kota Malang Raih Best Digital Business Innovation Award Lewat Inovasi FishLink untuk Nelayan

Siswa Kota Malang, Novandro Egi Ealdian dari SMP Lab UM, meraih Best Digital Business Innovation Award berkat inovasi FishLink yang membantu nelayan menjual hasil tangkapan langsung ke konsumen.

TIMES Indonesia,
Siswa Kota Malang Raih Best Digital Business Innovation Award Lewat Inovasi FishLink untuk Nelayan
Novandro Egi Ealdian saat menjelaskan prototype FishLink. (FOTO: Ist)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Siswa Kota Malang, Novandro Egi Ealdian, kembali mengharumkan dunia pendidikan dengan meraih Best Digital Business Innovation Award dalam ajang International CEO Talks, MoU Signing & Startup Innovation Forum 2026 yang digelar di Hall KH Abdurrahman Wahid, Universitas Islam Malang (UNISMA), Jumat (10/7/2026).

Siswa SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang (Lab UM) tersebut meraih penghargaan berkat inovasi FishLink, sebuah platform digital yang dirancang untuk menghubungkan nelayan secara langsung dengan konsumen. Inovasi ini diharapkan mampu memangkas rantai distribusi hasil tangkapan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Advertisement

"Prototipe yang saya tampilkan bernama FishLink, yang dapat menghubungkan nelayan secara langsung dengan konsumen," ujar Egi.

FishLink mengintegrasikan berbagai fitur dalam satu platform, mulai dari marketplace hasil laut, dashboard digital bagi nelayan, sistem traceability atau ketertelusuran produk, hingga cold-chain logistics untuk menjaga kualitas hasil tangkapan sejak dari laut hingga sampai ke tangan konsumen.

Egi menjelaskan, inovasi tersebut tidak hanya mengedepankan pemanfaatan teknologi, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya nelayan.

"Inovasi ini tentunya dapat memudahkan para nelayan dalam menjual hasil tangkapannya," imbuh putra Suluk Waseso Segoro tersebut.

Menurutnya, FishLink berpotensi meningkatkan pendapatan nelayan melalui pemangkasan rantai distribusi, mengurangi kehilangan hasil tangkapan, serta meningkatkan transparansi asal-usul produk laut yang dibeli konsumen.

Advertisement

"Melalui rantai digitalisasi ini, FishLink dapat meningkatkan pendapatan nelayan, mengurangi risiko kehilangan hasil tangkapan, hingga memangkas rantai distribusi," katanya.

Pemberiam penghargaan oleh rektor UNISMA. (FOTO: Ist)
Pemberian penghargaan oleh rektor UNISMA. (FOTO: Ist)

Dalam forum internasional tersebut, siswa Kota Malang ini juga didapuk sebagai salah satu startup founder termuda. Gagasan FishLink turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 1 (No Poverty) melalui peningkatan kesejahteraan nelayan, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui inovasi digital, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui distribusi yang lebih efisien, serta SDG 14 (Life Below Water) melalui sistem ketertelusuran yang mendukung praktik perikanan berkelanjutan.

Egi berharap inovasi FishLink dapat memberikan manfaat nyata bagi nelayan di berbagai daerah di Indonesia. Penghargaan yang diraihnya menjadi motivasi untuk terus mengembangkan platform tersebut agar dapat diimplementasikan secara lebih luas.

"Penghargaan ini menjadi motivasi saya untuk mengembangkan FishLink supaya bisa memberikan dampak nyata bagi nelayan di Indonesia," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia