Dari Gemar Mendaki ke Bisnis Rental: Perjalanan Rizki Bangun Usaha Penyewaan Perlengkapan Outdoor
Ketertarikannya terjun ke dunia bisnis rental bermula dari pengalaman sederhana saat ia dan teman-temannya membutuhkan kamera untuk kegiatan liburan di pantai.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Di balik dingin dan asrinya udara pegunungan wilayah Lawang Kabupaten Malang, Rizki Alviyansyah (30) menemukan lebih dari sekadar pengalaman dan pemandangan alam.
Pria yang akrab disapa Kiki ini berhasil mengubah hobinya mendaki gunung menjadi peluang bisnis yang menjanjikan melalui usaha penyewaan perlengkapan outdoor bernama Jathayu Equipment.
Dalam wawancara dengan kontributor TIMES Indonesia, Reno Ardyan Syah yang juga Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNMER Malang, Kiki mengaku mulai memberanikan diri merintis bisnis ini pada pertengahan 2017, tepatnya sekitar bulan Agustus.
Ketertarikannya terjun ke dunia bisnis rental bermula dari pengalaman sederhana saat ia dan teman-temannya membutuhkan kamera untuk kegiatan liburan di pantai.
Dari momen tersebut, Kiki mulai mengenal potensi dunia rental, khususnya perlengkapan outdoor yang ternyata cukup tinggi permintaannya di wilayah Lawang dan sekitarnya.
“Saya lihat di Lawang itu kebutuhannya banyak, tetapi penyedia rental masih sedikit. Dari situ mulai tertarik,” ujar Kiki.
Berbekal tabungan hasil kerja kerasnya sebesar Rp4 juta, Kiki memberanikan diri memulai langkah awal.
Ia mendapat arahan dan bimbingan dari seorang rekan yang lebih dulu terjun di bidang rental. Kiki belajar secara bertahap, mulai dari meriset perlengkapan dasar yang paling dicari hingga membeli unit alat pendakian satu per satu.
Perjalanan awal merintis usaha tentu tidak berjalan mulus. Selain keterbatasan modal awal, tantangan terbesar justru datang dari kepribadian Kiki sendiri yang cenderung introvert dan kurang terbiasa melakukan promosi, terutama di media sosial.
“Promosi itu yang paling sulit. Saya bukan orang yang suka tampil atau aktif di media sosial. Tapi mau tidak mau harus belajar,” ungkapnya.
Meski demikian, demi keberlangsungan usahanya, Kiki memilih keluar dari zona nyaman. Ia belajar beradaptasi dan perlahan aktif memperkenal usaha rentalnya kepada publik lewat platform digital.
Tantangan tak berhenti di situ. Kiki juga sempat mengalami kejadian tak menyenangkan ketika salah satu unit tenda yang disewakan kembali dalam kondisi tidak lengkap akibat bagian frame yang hilang.
Saat dihubungi, pihak penyewa tidak memberikan respons. Kejadian ini menjadi titik balik penting bagi Kiki dalam memperkuat manajemen usaha.
Sejak insiden tersebut, ia membenahi sistem administrasi dengan menerapkan SOP yang lebih tertata, seperti validasi identitas dan kontak penyewa, serta memperjelas hak dan kewajiban selama masa penyewaan.
Baginya, setiap kendala merupakan bahan evaluasi berharga untuk memperkuat pondasi bisnis.
Dinamika bisnis terus diuji, terutama saat pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020. Pembatasan aktivitas skala besar membuat sektor pariwisata dan kegiatan alam terbuka nyaris lumpuh total.
“Waktu corona, jelas sedih karena omset turun. Tapi alhamdulillah masih ada pemasukan meskipun sedikit,” tuturnya mengingat masa sulit tersebut.
Agar tetap bertahan, Kiki memutar otak dan menjalin kolaborasi strategis dengan pengelola objek wisata lokal di Lawang, yakni Bukit Sentul, yang menyediakan area camping ground.
Sinergi ini menjadi salah satu penopang utama Jathayu Equipment hingga situasi kembali normal.
Berdiri sejak Agustus 2017 dan berlokasi strategis di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jathayu Equipment kini telah berkembang menjadi salah satu penyedia layanan perlengkapan outdoor terpercaya di Malang Utara.
Tidak hanya melayani penyewaan (rent) berbagai kebutuhan pendakian dan kegiatan camping - seperti tenda, carrier, sleeping bag, matras, hingga kompor portable - Jathayu Equipment juga melebarkan layanan dengan nilai tambah bagi pelanggan, di antaranya:
- Layanan Servis Frame Tenda: Solusi perawatan dan perbaikan untuk frame tenda yang rusak atau patah.
- Jasa Laundry Tenda: Layanan pembersihan dan pencucian profesional khusus alat outdoor agar siap pakai kembali dalam kondisi bersih dan hiegenis.
- Konsultasi Pendakian Gratis: Sebagai sesama pendaki, Kiki juga berperan sebagai konsultan bagi para pelanggan, memberikan rekomendasi jalur pendakian, persiapan logistik, hingga tips keselamatan di alam bebas.
Kini, Jathayu Equipment tidak sekadar menjadi sumber penghidupan bagi Kiki, melainkan wadah silaturahmi dan berbagi pengalaman antar sesama pencinta alam.
Menutup perbincangan, Kiki membagikan pesan mendalam bagi generasi muda yang ingin mencoba mengomersialkan hobi mereka.
“Jangan jadikan hobi sebagai satu-satunya mata pencaharian. Tapi kalau bisa menghasilkan dari hobi, kenapa tidak?” pungkasnya penuh optimisme.
Kisah Rizki Alviyansyah menjadi bukti nyata bahwa keberanian untuk mencoba, kemauan untuk terus belajar, dan konsistensi adalah kunci utama untuk mengubah kegemaran sederhana menjadi peluang bisnis yang berdampak dan bernilai ekonomi. (*)
(Pewarta: Reno Ardyan Syah_Mahasiswa Ilkom FISIP UNMER Malang)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

