Jauh Sebelum Viral, dr Grand Sudah Edukasi Bahaya Skincare Ilegal Sejak 2017
Jauh sebelum isu skincare ilegal menjadi perhatian luas di Indonesia, dr. Grandika Andromeda, yang lebih dikenal sebagai dr. Grand, telah aktif mengangkat persoalan tersebut melalui kanal YouTube miliknya.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BONDOWOSO – Jauh sebelum isu skincare ilegal menjadi perhatian luas di Indonesia, dr. Grandika Andromeda, yang lebih dikenal sebagai dr. Grand, telah aktif mengangkat persoalan tersebut melalui kanal YouTube miliknya.
Sejak tahun 2017, ia secara konsisten mengirim berbagai produk skincare, untuk dilakukan pengujian laboratorium dan menjadikan hasilnya sebagai materi edukasi bagi masyarakat.
Melalui pendekatan berbasis bukti ilmiah, ia mengupas kandungan bahan berbahaya, legalitas produk, serta potensi risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan kosmetik yang tidak memenuhi standar keamanan.
Kiprah tersebut membuat namanya dikenal sebagai salah satu figur yang paling konsisten, khususnya dalam mengampanyekan keamanan skincare dan meningkatkan literasi masyarakat mengenai kosmetik yang aman di Indonesia.
Di balik aktivitas edukasinya, dr. Grand merupakan seorang dokter, praktisi estetika medis, entrepreneur, sekaligus pendiri dR Grand Skincare.
Pria asal Jember ini meyakini, bahwa edukasi merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang lebih kritis terhadap produk kesehatan dan kecantikan.
“Oleh karena itu, berbagai materi yang saya sampaikan tidak hanya berfokus pada hasil laboratorium, tetapi juga mengulas aspek ilmiah, regulasi, serta prinsip evidence-based medicine agar masyarakat mampu membedakan antara klaim pemasaran dan fakta ilmiah,” katanya pada TIMES Indonesia, Jumat (24/7/2026).
Konsistensinya dalam menyebarkan edukasi kesehatan mengantarkan dr. Grand menjadi narasumber pada berbagai seminar, webinar, pelatihan, dan forum ilmiah di tingkat regional maupun nasional.
Topik yang dibawakan meliputi keamanan kosmetik, kesehatan kulit, estetika medis, anti-aging, hingga perlindungan konsumen di bidang kesehatan.
Gaya penyampaiannya yang lugas, kritis, dan mudah dipahami menjadikan materi yang disampaikan dapat diterima oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat umum.
Sebagai pendiri dR Grand Skincare, dr. Grand juga menghadirkan inovasi berupa program garansi 100% uang kembali, apabila penggunaan produk sesuai dengan petunjuk tidak memberikan perubahan berupa kulit yang lebih cerah serta membantu memudarkan flek dan melasma.
“Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen saya dalam membangun kepercayaan konsumen melalui produk yang saya kembangkan berdasarkan prinsip keamanan, efektivitas, dan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan,” paparnya.
Saat ini, ia berdomisili di Kabupaten Jember dan menjalankan praktik di Salon Dokter Grand yang beralamat di Jl. Tembus Baru No. A2, Krajan Timur, Sumber Kolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Melalui praktik kedokteran itu lanjut dia, pengembangan produk skincare, dan aktivitas edukasi terus ia lakukan.
“Saya berkomitmen untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta mendorong terciptanya industri kosmetik Indonesia yang lebih aman, berkualitas, dan berorientasi pada perlindungan konsumen,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


