Perkuat Jejaring Global, FIA UB Tandatangani LoI Bersama Zhejiang University
FIA Universitas Brawijaya (UB) mengikuti kegiatan benchmarking akademik ke School of Public Affairs, Zhejiang University (ZJU) sekaligus penandatanganan Letter of Intent (Lol) sebagai wujud penguatan kemitraan global pada Senin (20/7/2026).
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) mengikuti kegiatan benchmarking akademik ke School of Public Affairs, Zhejiang University (ZJU) sekaligus penandatanganan Letter of Intent (Lol) sebagai wujud penguatan kemitraan global pada Senin (20/7/2026) di Zhejiang University (ZJU), China.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FIA, Prof. Dr. Hamidah Nayati Utami, S.Sos., M.Si. dan Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya, Saparila Worokinasih, S.Sos., M.Si., Ph.D., dan beberapa dosen ZJU.
Prof. Hamidah mengatakan bahwa dokumen perjanjian tersebut berisi tentang kerja sama di kemudian hari, mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta kemungkinan pengembangan program double degree antara kedua institusi.
“Ini adalah bentuk kerja sama kami dalam bidang akademik, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, hingga pengembangan program double degree,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kerja sama ini membuka peluang untuk memperluas jejaring akademik internasional dan meningkatkan visibilitas fakultas di kancah global, sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Lanjutnya ia menjelaskan bahwa dalam forum tersebut, Dekan School of Public Affairs ZJU, Prof. Zhirong Zhao menjelaskan berbagai perspektif keilmuan terkini di bidang administrasi publik dan tata kelola universitas. Hal ini menjadi pengetahuan baru bagi FIA UB dalam merumuskan kurikulum dan arah riset fakultas ke depan.
“Ini menjadi pelajaran bagi kami terutama dalam praktik baik tata kelola universitas kelas dunia, mulai dari sistem internasionalisasi, pengelolaan riset, hingga strategi kemitraan global dengan industri dan pemerintah,” tambahnya.
Prof. Hamidah menjelaskan bahwa peserta juga berdiskusi mengenai perspektif administrasi publik, bisnis, dan fiskal yang turut memperkaya wawasan delegasi FIA UB mengenai pentingnya inovasi tata kelola yang inklusif dan berkelanjutan, relevan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, khususnya dalam konteks pengembangan infrastruktur riset dan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Terakhir, peserta juga membahas mengenai potensi kolaborasi riset, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta program double degree yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Tak hanya itu, delegasi FIA UB juga melakukan tur kampus ZJU, mengunjungi pusat inovasi, laboratorium riset, perpustakaan pusat, dan berbagai fasilitas unggulan lainnya.
“Ini menjadi pengalaman yang berharga, kami menemukan gambaran ekosistem riset dan inovasi kelas dunia yang dapat diadaptasi ke dalam pengembangan fasilitas dan layanan akademik di Malang,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


