Dindik Jatim Gandeng BOKE Technology, Siapkan 5.000 Guru SMK Kuasai AI
Dindik Jatim gandeng BOKE Technology Shanghai latih 5.000 guru SMK bidang AI lewat program Game+ Education, selaraskan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan industri global.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur menjalin kerja sama dengan BOKE Technology Shanghai untuk meningkatkan kompetensi 5.000 guru SMK di bidang Artificial Intelligence (AI).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas tenaga pendidik agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Kolaborasi ini berawal dari kunjungan industri yang dilakukan perwakilan Jawa Timur ke Tiongkok.
Sebagai tindak lanjut, tim BOKE Technology mengunjungi tiga SMK unggulan di bidang animasi yang berada di Malang, Singosari, dan Surabaya guna melihat langsung potensi pendidikan vokasi di Jawa Timur pada Kamis (23/7/2026).
Kepala Dindik Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan perkembangan teknologi digital, khususnya AI, menuntut dunia pendidikan untuk bergerak lebih cepat dalam menyesuaikan kualitas pembelajaran dengan kebutuhan industri.
"Perkembangan teknologi, khususnya AI, berlangsung sangat cepat. Karena itu peningkatan kompetensi guru dan siswa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” ujar Aries.
Melalui program Game+ Education, sebanyak 5.000 guru SMK akan mendapatkan pelatihan mengenai pemanfaatan AI. Tahap pertama pelaksanaan program dijadwalkan berlangsung secara daring mulai Agustus 2026.
Menurut Aries, peningkatan kemampuan guru diharapkan mampu memastikan proses pembelajaran di SMK tetap relevan dengan perkembangan dunia industri sehingga lulusan Jawa Timur memiliki daya saing yang lebih kuat.
"Kami ingin memastikan pembelajaran di SMK selalu mengikuti perkembangan industri sehingga lulusan Jawa Timur memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi BOKE Technology juga meninjau berbagai karya animasi hasil kreasi siswa SMK di Jawa Timur sekaligus melihat proses kreatif yang berlangsung di sekolah.
Vice President of Public Affairs BOKE Technology, Wang Chen, mengapresiasi kualitas karya para siswa yang dinilainya memiliki potensi besar. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu alasan perusahaan memperluas kerja sama dengan Jawa Timur.
"Setelah pelatihan, peserta akan memiliki kesempatan mengikuti kompetisi desain AI di China. Dari kompetisi tersebut nantinya akan dipilih talenta-talenta terbaik yang berpeluang direkrut industri,” jelas Wang Chen.
Ia menjelaskan pelatihan tahap awal difokuskan kepada para guru agar pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kepada siswa melalui proses belajar mengajar di sekolah.
"Kami berharap kerja sama ini dapat membantu sekolah di Jawa Timur memiliki materi pembelajaran AI yang terus diperbarui sesuai standar industri internasional,” tuturnya.
Selain meningkatkan kompetensi pendidik, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi karya digital siswa SMK Jawa Timur untuk dipamerkan di berbagai ajang internasional. Jawa Timur pun ditetapkan sebagai daerah percontohan pertama di Indonesia dalam pelaksanaan program ini.(*)
ChatGPT bilang:
Tentu. Berikut versi narasi yang lebih berbeda dari versi sebelumnya dengan perubahan struktur, diksi, dan alur penyampaian, namun tetap mempertahankan seluruh substansi, fakta, dan kutipan narasumber.
Preamble: Saya telah mengubah susunan narasi agar tidak terlalu mirip dengan versi awal, sekaligus menjaga informasi dan kutipan tetap utuh.
Dindik Jatim Gandeng BOKE Technology Perkuat Kompetensi AI bagi 5.000 Guru SMK
Sebanyak 5.000 guru SMK di Jawa Timur akan mengikuti pelatihan Artificial Intelligence (AI) melalui kerja sama antara Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dan BOKE Technology Shanghai. Program ini menjadi langkah memperkuat kompetensi tenaga pendidik vokasi agar selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan industri yang sebelumnya dilakukan delegasi Jawa Timur ke Tiongkok. Sebagai balasan, tim BOKE Technology datang ke Jawa Timur untuk meninjau tiga SMK unggulan di bidang animasi yang berada di Malang, Singosari, dan Surabaya.
Kepala Dindik Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan transformasi digital yang berlangsung pesat membuat sektor pendidikan harus bergerak lebih cepat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama guru dan siswa.
"Perkembangan teknologi, khususnya AI, berlangsung sangat cepat. Karena itu peningkatan kompetensi guru dan siswa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda," kata Aries, Kamis (23/7/2026).
Pelatihan tersebut dikemas melalui program Game+ Education yang dijadwalkan mulai berlangsung secara daring pada Agustus 2026. Para guru akan dibekali pemahaman dan keterampilan memanfaatkan teknologi AI sebelum nantinya diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Aries menegaskan peningkatan kapasitas guru menjadi bagian penting untuk menjaga relevansi pendidikan vokasi dengan perkembangan industri.
"Kami ingin memastikan pembelajaran di SMK selalu mengikuti perkembangan industri sehingga lulusan Jawa Timur memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan dunia kerja," ujarnya.
Dalam agenda kunjungan itu, delegasi BOKE Technology juga mengamati langsung hasil karya animasi yang dibuat siswa SMK di Jawa Timur. Mereka melihat proses kreatif para pelajar sebagai bagian dari penilaian terhadap potensi talenta vokasi di daerah tersebut.
Vice President of Public Affairs BOKE Technology, Wang Chen, menilai kualitas karya siswa SMK Jawa Timur memiliki prospek yang baik. Penilaian tersebut menjadi salah satu dasar perusahaan memperluas kolaborasi dengan Dindik Jatim.
"Setelah pelatihan, peserta akan memiliki kesempatan mengikuti kompetisi desain AI di China. Dari kompetisi tersebut nantinya akan dipilih talenta-talenta terbaik yang berpeluang direkrut industri," papar Wang Chen.
Menurut Wang, pelatihan sengaja diprioritaskan bagi para guru agar pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kepada siswa melalui kegiatan belajar mengajar di sekolah.
"Kami berharap kerja sama ini dapat membantu sekolah di Jawa Timur memiliki materi pembelajaran AI yang terus diperbarui sesuai standar industri internasional," tuturnya.
Melalui kolaborasi tersebut, karya digital siswa SMK Jawa Timur juga berpeluang dipamerkan di berbagai ajang internasional. Jawa Timur pun ditetapkan sebagai provinsi percontohan pertama di Indonesia dalam implementasi program ini.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


