UKWK Malang Perkuat Jejaring Pendidikan Bersama Kepala SMK dari Timor Tengah Utara dan Belu NTT
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan menengah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang terus memperluas jejaring kerja sama di bidang pendidikan dengan menerima kunjungan rombongan kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Nusa Tenggara Timur (NTT).
Para Kepala SMK itu berasal di antaranya dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Belu (Atambua) dan sejumlah daerah di Pulau Timor NTT.
Kehadiran mereka diterima di Aula St. Thomas Aquino UKWK Malang, Jalan Bondowoso Nomor 2, Kota Malang, Minggu (26/7/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan menengah dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas akses lulusan SMK untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Rombongan kepala sekolah yang tengah mengikuti pelatihan di Singosari, Kabupaten Malang, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai pengembangan pendidikan serta mengenal lebih dekat visi, misi dan berbagai program unggulan yang dimiliki UKWK Malang.
Rektor UKWK Malang, Frater Dr Klemens Mere, SE, MPd., MM, MH, MAP, MAk, MP, BHK, mengatakan pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
"Pertemuan ini menjadi ruang bersama untuk membahas arah pendidikan ke depan. Kami ingin membangun kolaborasi yang mampu memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak agar dapat mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik," ujar Frater Klemens.
Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah menengah memiliki peran strategis dalam menciptakan kesinambungan pendidikan. Karena itu, UKWK Malang terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur.
Dalam kesempatan ini, para kepala sekolah memperoleh pemaparan mengenai transformasi pendidikan yang dikembangkan UKWK Malang, mulai dari program akademik, penguatan kompetensi lulusan, hingga pembinaan karakter mahasiswa sebagai salah satu keunggulan institusi.
Frater Klemens berharap kunjungan tersebut menjadi langkah awal terbangunnya kemitraan yang berkelanjutan antara UKWK Malang dengan sekolah-sekolah di Pulau Timor.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap UKWK Malang semakin dikenal masyarakat Nusa Tenggara Timur. Dengan demikian, semakin banyak peserta didik yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi di UKWK Malang sebagai bekal membangun masa depan yang lebih baik," tuturnya.
Ia menambahkan, penguatan jejaring bersama para kepala sekolah merupakan bagian dari komitmen UKWK Malang dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
"Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, UKWK Malang berharap dapat berkontribusi meningkatkan akses dan kualitas pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing," katanya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta Kabupaten Timor Tengah Utara, Yanuarius Seran Fahik, S.Pd., M.Pd., mengatakan kunjungan ke UKWK Malang menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama keluarga besar Flobamora Malang Raya.
Menurutnya, selain mengikuti pelatihan di Malang, para kepala sekolah juga memperoleh kesempatan mengenal lebih dekat UKWK Malang sebagai salah satu perguruan tinggi yang berpotensi menjadi mitra pendidikan bagi sekolah-sekolah di NTT.
"Kami sangat bersyukur mendapat kesempatan berkunjung ke UKWK Malang. Selain memperoleh wawasan melalui pelatihan, kami juga mendapatkan informasi langsung mengenai program-program kampus yang dapat kami sampaikan kepada peserta didik di daerah kami," ujarnya.
Yanuarius menegaskan pihaknya akan menyosialisasikan UKWK Malang kepada para siswa di sekolah masing-masing, termasuk berbagai peluang dan kemudahan yang dapat diperoleh apabila melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.
"Kami juga merasa lebih yakin karena di Malang ada keluarga besar Flobamora Malang Raya yang siap mendampingi mahasiswa asal NTT. Hal ini menjadi nilai tambah bagi orang tua maupun siswa yang ingin melanjutkan studi di Malang," katanya.
Di sisi lain, Ketua Flores, Sumba Timor, Alor Sabu Rote (Flobamora) Malang Raya, Pieter Palbeno, menilai kerja sama antara UKWK Malang dengan para kepala sekolah di NTT merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi kampus.
Menurutnya, dibandingkan melakukan promosi ke setiap sekolah yang tersebar di wilayah kepulauan NTT, mempertemukan para kepala sekolah dalam satu forum menjadi cara yang lebih efektif dan efisien.
UKWK Malang memiliki potensi besar menjadi kampus pilihan mahasiswa asal NTT. Apalagi kampus ini memiliki nilai-nilai Katolik yang menjadi daya tarik tersendiri.
" Kami berharap kerja sama ini mampu meningkatkan jumlah mahasiswa baru dari NTT dan mengembalikan kejayaan UKWK seperti yang pernah diraih pada masa lalu," ujar Pieter.
Ia berharap sinergi tersebut tidak hanya melibatkan SMK, tetapi juga dapat diperluas ke SMA maupun sekolah umum lainnya di NTT. Dengan demikian, semakin banyak lulusan yang memilih melanjutkan pendidikan di UKWK Malang.
"Kami di Flobamora Malang Raya siap menjadi keluarga bagi mahasiswa asal NTT yang datang ke Malang. Kami ingin mereka merasa nyaman, memperoleh pendampingan, dan berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan baik," pungkasnya (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

