Advertisement
Indonesia Positif

Wujudkan Ketangguhan Pesisir Banyuwangi, PT BSI Luncurkan Coastal Resilience Initiatives

Komitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir terus digelorakan oleh pelaku industri di Bumi Blambangan. Terbaru, tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI) resmi meluncurkan program Coastal Resilience Initiatives atau program ketangguhan pesisir, Senin (

TIMES Indonesia,
Wujudkan Ketangguhan Pesisir Banyuwangi, PT BSI Luncurkan Coastal Resilience Initiatives
PT BSI luncurkan program Coastal Resilience Initiatives untuk mewujudkan ketangguhan pesisir. (Foto : Fazar Dimas Priyatna/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Komitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir terus digelorakan oleh pelaku industri di Bumi Blambangan. Terbaru, tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI) resmi meluncurkan program Coastal Resilience Initiatives atau program ketangguhan pesisir, Senin (27/7/2026).

Program yang dicetuskan oleh anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas ekosistem pesisir, mengurangi dampak abrasi, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mewujudkan ketangguhan wilayah pesisir Banyuwangi secara berkelanjutan.

Advertisement

Peluncuran program lingkungan berskala besar tersebut digeber di Pusat Latihan Pertempuran Marinir 7 Lampon (Puslatpurmar 07/Lampon), Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT BSI Adi Adriansyah Sjoekri, Direktur PT BSI Riyadi Effendy, serta General Manager of Operations (GMO) sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BSI Roelly Fransza beserta jajaran manajemen.

Turut hadir memberikan dukungan penuh, Wakil Bupati Banyuwangi Ir H Mujiono MSi bersama jajaran SKPD terkait. Hadir pula Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Tryadi Indrawijaya, perwakilan Polresta Banyuwangi, Taman Nasional Alas Purwo, Taman Nasional Meru Betiri, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, serta Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Amehr Hakim SPi MSi.

Jalannya acara kian hangat berkat sambutan dan fasilitasi dari tuan rumah, Komandan Puslatpurmar 7 Lampon Letkol Marinir La Ode Arjuna MTrOpsla.

PT BSI luncurkan program Coastal Resilience Initiatives untuk mewujudkan ketangguhan pesisir.
PT BSI luncurkan program Coastal Resilience Initiatives untuk mewujudkan ketangguhan pesisir.

Dalam paparannya, Direktur Utama PT BSI Adi Adriansyah Sjoekri menyampaikan bahwa melalui Coastal Resilience Initiatives, perusahaan menjalankan program restorasi pesisir jangka panjang. Program ini secara komprehensif memadukan rehabilitasi ekosistem, konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.

Advertisement

"Bagaimana kita menjaga lingkungan dan iklim untuk Banyuwangi, tapi ini juga berdampak secara nasional maupun dunia. Kami di sini tidak hanya saat ini saja, tapi kami sudah ada 10 tahun lebih di sini dengan berbagai kegiatan kami," cetus Adi.

Adi menambahkan, untuk perlindungan lingkungan sendiri, PT BSI juga aktif memantau sekaligus menjaga flora dan biota di sekitar lokasi kerja perusahaan agar kelestariannya tetap terjaga dengan baik.

Adapun pilar utama dalam program Coastal Resilience Initiatives ini meliputi, Rehabilitasi Mangrove, mencakup rehabilitasi 200 hektar mangrove dan 17,5 hektar hutan pantai melalui metode Buffer Planting, Enrichment Planting, Silvofishery, serta penanaman vegetasi pantai. Pemulihan Terumbu Karang, lebih dari 60 hektar terumbu karang dipulihkan menggunakan metode Rock Pile, Reef Ball, dan Coral Spider, dengan target tingkat keberhasilan hidup di atas 80 persen.

Ketiga, Pemberdayaan Masyarakat, yakni memposisikan masyarakat sebagai mitra utama melalui pelatihan, pendampingan, pengembangan ekowisata, serta kolaborasi dengan pemerintah dan perguruan tinggi. Revitalisasi Wisata, dengan mendukung penataan kawasan wisata pesisir dan pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga setempat.

Dan yang kelima, Kolaborasi Multi-pihak. Pelaksanaan program dijalankan bersama pemerintah, taman nasional, perhutani, perguruan tinggi, hingga kelompok masyarakat.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Bupati Banyuwangi Ir H Mujiono MSi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada PT BSI atas komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan. Menurutnya, semua investasi di Banyuwangi wajib memiliki komitmen bersama dalam menjaga alam.

Dia berharap, kolaborasi erat dengan semangat tandang bareng ini dapat mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

"Kalau saya melihat, program PT BSI ini sedang on progress. Tentu mempunyai tahapan-tahapan yang tidak bisa sekaligus diselesaikan dalam satu-dua tahun. Dan saya lihat dampaknya untuk infrastruktur juga sudah dilaksanakan. Harapan kami, program dari PT BSI ini bisa terus ditingkatkan, agar lebih berdampak pada masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur, dan Indonesia," tegas Mujiono.

Dukungan senada juga datang dari Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut KKP, Amehr Hakim SPi MSi. Dia menyebut langkah PT BSI ini sangat sejalan dengan program pemerintah pusat.

"Program PT BSI ini sejalan dengan konsep KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), yaitu ekonomi biru (blue economy),” katanya.

Adapun program ekonomi biru adalah kebijakan pembangunan kelautan berkelanjutan yang menyeimbangkan kesehatan ekosistem laut dengan pertumbuhan ekonomi. Fokus utamanya menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan serta masyarakat bahari.

Sementara itu, Komandan Puslatpurmar 7 Lampon, Letkol Marinir La Ode Arjuna MTrOpsla, mengaku sangat mendukung penuh program ketahanan pesisir ini, baik dari sisi lingkungan maupun penguatan ekonomi warga.

"Semoga kegiatan seperti ini bisa terus digalakkan dan jumlahnya semakin banyak lagi," ungkapnya.

Sebagai simbol dimulainya program, peluncuran Coastal Resilience Initiatives PT BSI, diakhiri dengan aksi nyata penanaman bibit pohon di pesisir Pantai Lampon. Seluruh undangan yang hadir bersama masyarakat bahu-membahu menanam bibit Ketepeng dan Cemara Laut demi mewujudkan benteng hijau di selatan Banyuwangi. (*)

Pewarta : Fazar Dimas Priyatna

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia