Berendam dengan Garam Epsom, Apa Manfaatnya?
Perawatan kecantikan dan kesehatan dengan bahan alami sering menjadi pilihan karena dinilai lebih aman. Salah satu yang sedang tren adalah penggunaan garam epsom.

JAKARTA – Perawatan kecantikan dan kesehatan dengan bahan alami sering menjadi pilihan karena dinilai lebih aman. Salah satu yang sedang tren adalah penggunaan garam epsom. Garam ini dimanfaatkan sebagai bahan campuran untuk berendam setelah melalui hari yang penat.
Garam Epsom adalah senyawa mineral yang terurai menjadi magnesium sulfat dalam air. Berdasarkan laporan laman Standard, jenis garam ini pertama kali ditemukan sekitar 400 tahun yang lalu di mata air alami di Epsom, Surrey, Inggris.
Sejak saat itu, garam ini telah dipakai sebagai pencahar dan direndam untuk tujuan penyembuhan dan rileksasi. Lalu apa saja manfaat garam epsom untuk kecantikan dan kesehatan?
Dilansir dari Kompas, banyak orang mengatakan mandi dengan garam epsom membuat kulit terasa halus dan lembut. Bahkan, garam epsom juga mampu mengeluarkan racun dalam tubuh alias membantu proses detoksifikasi.
Jim Hill, selaku pimpinan dari Epsom Salt Council, mengatakan bahwa garam ini tidak mengandung natrium klorida, yang mengakibatkan kulit kering dan terasa lengket.
Sebaliknya, jenis garam ini justru bersifat melembabkan. Menurut Hill, magnesium adalah mineral yang kerap diabaikan tetapi memainkan peran penting untuk membuat tubuh rileks.
Magnesium juga berperan untuk menenangkan ujung saraf pada otot, karenanya mandi dengan garam epsom dipercaya dapat menghilangkan kram atau nyeri dan linu setelah olahraga yang intensif.
"Mandi dengan garam epsom juga dapat membantu mengatur aktivitas beberapa enzim, kata Hill.
Sayangnya, beberapa ilmuwan belum yakin apakah tubuh manusia mampu menyerap meniral-mineral ini melalui kulit.
Namun, tahun 2016, profesor dari University of Birmingham melakukan tinjauan terhadap penyerapan garam epsom di seluruh kulit.
Tinjuan itu membuahkan kesimpulan bahwa mandi di garam epsom sebenarnya dapat meningkatkan kadar sulfat dan magnesium dalam tubuh.
Dr Rosemary Waring, salah satu periset, mengatakan adanya literatur dari Jerman dan Rusia yang signifikan untuk mendukung hal ini.
"Beberapa orang juga percaya garam epsom membantu meredistribusi air, tetapi kami tidak tahu pasti," kata Hill.
Namun, Hill menekankan jika garam epsom bukanlah obat yang bisa memperbaiki tubuh kita. Menurutnya, manfaat garam epsom untuk kesehatan sekadar membantu untuk peningkatan fungsi tubuh, seperti memaksimalkan kinerja, namun memiliki harga yang ekonomis. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

