Advertisement
Kesehatan

Buah-buahan Ini Sebaiknya Dihindari Ibu Menyusui, Mengapa?

Ibu menyusui memerlukan asupan gizi yang cukup. Proses menyusui adalah proses yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

TIMES Indonesia,
Buah-buahan Ini Sebaiknya Dihindari Ibu Menyusui, Mengapa?
Ilustrasi - ibu menyusui (Foto: idaijogja.or.id)
A-AA+

JAKARTA Ibu menyusui memerlukan asupan gizi yang cukup. Proses menyusui adalah proses yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Salah satu makanan sehat yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui adalah buah-buahan. Namun sayangnya, ada beberapa buah yang sebaiknya dihindari ibu menyusui.

Berikut ini beberapa daftar buah yang sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya oleh ibu menyusui.

Advertisement

1. Jeruk

Buah jeruk menjadi salah satu buah yang sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui. Terutama jeruk bali dan jeruk nipis. Hal ini dikarenakan kandungan jeruk sangat sulit untuk dicerna oleh anak-anak di bawah usia 18 bulan.

Jeruk mengandung banyak senyawa asam dan dapat menyebabkan iritasi pada saluran gastrointestinal (GI) anak-anak. Saat ibu menyusui mengonsumsi jeruk, beberapa bayi mungkin akan mengalami gejala tidak mau menyusu atau masalah pencernaan karena tubuhnya tidak bisa mengolah kandungan jeruk yang masuk ke dalam ASI.

2. Buah Ceri

Secara umum, buah kecil merah ini aman dikonsumsi oleh ibu menyusui dalam jumlah sedang. Namun sebaiknya ibu menyusui berhati-hati sebelum mengonsumsi ceri. Sebab ceri dapat membuat bayi mengalami masalah lambung dan pencernaan. Hal itu dikarenakan proses pencernaan bayi yang masih berkembang dan belum matang sepenuhnya.

Advertisement

3. Buah Kiwi

Buah kiwi adalah salah satu buah yang kaya akan sumber vitamin dan mineral. Namun perlu diingat, kiwi juga bersifat asam dan memiliki kandungan gula yang tinggi. Oleh karena itu, kiwi menjadi salah satu pantangan buah untuk ibu menyusui karena dianggap dapat memberikan efek buruk bagi bayi.

4. Buah Stroberi

Seperti halnya kiwi, stroberi juga memiliki kandungan gula yang tinggi gula. Hal ini dapat berbahaya untuk bayi, karena bayi tidak memiliki kapasitas insulin untuk memecah gula hingga mereka berusia 3 tahun.

Oleh karena itu, sebaiknya ibu menyusui menghindari konsumsi stroberi selama beberapa waktu atau setidaknya membatasi jumlah konsumsi buah stroberi dan menggantinya dengan makanan sehat lainnya yang bermanfaat untuk perkembangan bayi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia