Kesehatan

Nafsu Makan Pasien Kanker Menurun, Bagaimana Mengatasinya?

Minggu, 01 Maret 2020 - 04:21 | 109.32k
Ilustrasi - Pasien Kanker (FOTO: Shutterstock)
Ilustrasi - Pasien Kanker (FOTO: Shutterstock)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Seseorang yang tengah menghadapi gangguan kesehatan seringkali tidak nafsu makan. Hal ini juga terjadi pada pasien kanker. Salah satu masalah yang kerap dihadapi pasien kanker semasa pengobatan penyakitnya adalah sulit makan dan bisa berujung malnutrisi.

Jangan biarkan hal ini berlangsung terlalu lama. Anda bisa melakukan berbagai cara agar pasien kanker bisa menerima asupan nutrisi melalui makanan.

Advertisement

Menurut spesialis gizi Klinik RS Bethsaida, dr. Maria Inggrid Budiman, Anda bisa mengganti konsistensi makanan untuk pasien kanker.

"Dari padat ke lunak dulu. Kalau lunak belum bisa ganti lumat. Sudah lumat enggak bisa diganti susu. Susu juga bisa digunakan untuk melengkapi makanan padat," ujar Inggrid.

Edisi-Senin-2-Maret-2020-nafsu-makan.jpg

Dari sisi visual, variasi makanan juga penting untuk mencegah pasien bosan. Untuk hidangan ayam misalnya, bisa bentuknya ayam disuwir, dipepes dan lainnya.

Pemberian makan juga jangan langsung banyak dalam satu kali waktu. Sebaiknya berikan perlahan-lahan namun sering, misalnya setiap satu jam atau dua jam sekali.

Untuk jenis asupan, sama seperti orang sehat antara lain karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral yang jumlah seimbang. Zat gizi ini bukan hanya digunakan untuk beraktivitas, tetapi juga mengefektifkan kerja obat dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Salah satunya protein, yang membawa obat dari lambung, diserap lalu dibawa sama protein ke seluruh tubuh. Makanya penting. Untuk proses dalam sel, perlu vitamin dan mineral. Makanya kalau pasien tidak bisa makan kita harus cari cara supaya mau makan. Pokoknya harus ada yang masuk," papar Inggrid.

Jika perlu, penambahan Monosodium Glutamate atau MSG diperbolehkan asalkan tidak berlebihan untuk menambah nafsu makan. Selain itu, dokter juga bisa meresepkan suplemen vitamin dan mineral untuk memperbaiki fungsi pengecapan dan penciuman pasien kanker. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES