Advertisement
Kesehatan

Kaldu Jamur VS Kaldu Hewani, Mana Lebih Sehat?

Belakangan ini muncul kaldu jamur yang diklaim lebih sehat dibandingkan kaldu hewani. Keduanya memang dapat membuat hidangan makanan lebih lezat. 

TIMES Indonesia,
Kaldu Jamur VS Kaldu Hewani, Mana Lebih Sehat?
Kaldu jamur (FOTO: Tabloidbintang.com)
A-AA+

JAKARTA Belakangan ini muncul kaldu jamur yang diklaim lebih sehat dibandingkan kaldu hewani. Keduanya memang dapat membuat hidangan makanan lebih lezat. 

Kaldu jamur dibuat dari ekstrak jamur. Sedangkan kaldu hewani terbuat dari rebusan daging (ayam maupun sapi). 

Advertisement

Kaldu-jamur-bubuk.jpg
Kaldu jamur bubuk (FOTO: Hipwee.com)

Lantas apakah benar kaldu jamur dinilai lebih sehat? 

Berdasarkan penelitian, kaldu jamur kaya akan nutrisi seperti Magnesium, kalsium, vitamin B12, B6, D, C, dan A, protein, kalium, lemak tak jenuh dan selenium. Selain itu kaldu jamur sangat rendah kalori. 

Jadi sangat cocok bagi Anda yang tengah menjalankan program diet dan bagi vegetarian. 

Sementara itu berdasarkan studi critical review menyimpulkan bahwa suplementasu jamur sebagai komposisi makanan dapat menjadi bahan alami untuk mencegah sekaligus mengobati beberapa penyakit. 

Advertisement

Kaldu-jamur-bubuk-2.jpg
Kaldu jamur bubuk (FOTO: Havecakewilltravel.com)

Untuk uji preklinik, kaldu jamur jenis maitake terbukti mampu memperbaiki hiperglikenia dan perubahan yang disebabkan oleh diabetes. 

Bagaimana dengan kaldu hewani? 

Kaldu ini terbuat dari bahan hewan, seperti sapi atau ayam. Sebenernya kaldu hewani juga memiliki nutrisi untuk tubuh. Kaldu cair yang dibuat sendiri tentunya jauh lebih sehat, dibandingkan dengan kaldu bubuk. 

Karena berbahan dasar hewani, kaldu ini tidak untuk para vegan ya. 

Jadi kaldu jamur atau kaldu hewani yang Anda pilih?. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Tria Adha
PenulisTria AdhaJurnalis dan fotografer yang telah bergabung di TIMES Indonesia sejak Agustus 2016. Merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita sosial, budaya, dan olahraga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia