Kesehatan

Vitamin C Meningkatkan Asam Lambung? Ini Penjelasan Dokter Syifa Mustika

Selasa, 08 November 2022 - 11:52 | 30.13k
Vitamin C Meningkatkan Asam Lambung? Ini Penjelasan Dokter Syifa Mustika

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Arman, pegawai swasta di Jakarta, meringkuk kesakitan akibat maag yang dideritanya. Penyebabnya, asam lambung Arman naik setelah mengonsumsi vitamin C (asam askorbat) dosis tinggi. Nah, apa benar Vitamin C meningkatkan asam lambung

Pengurus Lembaga Kesehatan (LK) PBNU Dr dr Syifa Mustika SpPD KGEH menjelaskan, Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. "Tubuh tidak bisa menghasilkan vitamin C sendiri, sehingga Anda harus memperolehnya dari luar seperti dari makanan, minuman, maupun suplemen," jelasnya.

Vitamin C sendiri memiliki banyak manfaat. Misalnya, untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan dalam tubuh. Selain itu, vitamin C juga bersifat antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Nah apa hubungan vitamin C dan asam lambung naik? Dokter RSSA Malang ini menjelaskan, bagi orang yang tidak punya masalah dengan asam lambung, konsumsi jenis vitamin ini dalam jumlah besar mungkin tidak akan menyebabkan masalah yang berarti. Itu karena tubuh tersebut sudah mempunyai sistem sendiri dalam mengatur keseimbangan asam basa. 

Kondisi itu berbeda bagi orang dengan lambung yang sensitif atau mempunyai masalah asam lambung. "Biasanya konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dengan asam tinggi, seperti jeruk dan tomat, sering dikaitkan dengan asam lambung naik," ucap pengawas RSUD Kanjuruhan Malang ini.

Karenanya, sambung dia, rekomendasi American College of Gastroenterology (ACG) untuk orang dengan refluks asam lambung (penyakit GERD) sebaiknya menghindari makanan tertentu yang memperburuk gejalanya. Salah satunya adalah Asam. 

Sumber makanan dengan kandungan asam tinggi contohnya jeruk, lemon, limau, dan tomat.
Sementara sumber vitamin C dengan kandungan asam rendah antara lain semangka, melon, pepaya, mangga, pisang, alpukat, paprika, brokoli, kangkung, dan kembang kol.

"Jadi, bagi sahabat yang memiliki masalah lambung, Anda mesti memilah dari sumber mana untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian," kata dosen FK UB Malang ini.

Bagaimana jika punya masalah lambung? Dokter Syifa menyampaikan, jika punya masalah lambung juga sebaiknya menghindari suplemen vitamin C dosis tinggi seperti vitamin C 1000 mg. 

"Dosis vitamin C yang besar dapat membuat lambung lebih asam dan menyebabkan gejala seperti rasa panas di dada (heartburn)," tegas Syifa.

Seberapa banyak sih vitamin C yang dibutuhkan tubuh? Nah, dibandingkan dengan kandungan vitamin C dalam suplemen, sebenarnya tubuh hanya memerlukan vitamin C dalam jumlah sedikit. 

Menurut angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2013, wanita dewasa memerlukan vitamin C sebesar 75 mg. Pria dewasa sebesar 90 mg. "Bandingkan dengan kandungan vitamin C dalam suplemen yang biasanya berkisar 1000 mg," jelasnya.

Padahal, kelebihan vitamin C tersebut nantinya akan dibuang oleh tubuh. Karena sesuai sifatnya vitamin C merupakan vitamin larut air yang akan dikeluarkan oleh tubuh jika berlebihan dan tidak bisa disimpan dalam tubuh. 

"Jadi sekarang sudah tau kan kenapa kadang kita sering pipis jika mengonsumsi vitamin?" tandas Dokter Syifa Mustika soal Vitamin C meningkatkan asam lambung. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES