Advertisement
Kesehatan

Kenali Benjolan di Kulit, Ini Saran Dokter RSUD Genteng Banyuwangi

Benjolan pada kulit jangan dianggap biasa, kenali dan pahami sebelum benjolan tersebut menjadi sebuah penyakit yang bisa mengganggu fungsi organ dalam tubuh. Nah, bagi an ...

TIMES Indonesia,
Kenali Benjolan di Kulit, Ini Saran Dokter RSUD Genteng Banyuwangi
Penanganan keluhan benjolan pada kulit saat diambil tindakan medis oleh dokter berpengalaman di RSUD Genteng, Banyuwangi. (Foto : Humas RSUD Genteng for TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Benjolan pada kulit jangan dianggap biasa, kenali dan pahami sebelum benjolan tersebut menjadi sebuah penyakit yang bisa mengganggu fungsi organ dalam tubuh. Nah, bagi anda yang mempunyai keluhan benjolan di kulit, simak penjelasan dokter spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng, Banyuwangi, Kamis (11/5/2023).

Ditemui disela-sela kesibukan memeriksa pasien, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Genteng, dr. Riezky Januar Pramitha, Sp.DV menjelaskan, benjolan pada kulit terjadi karena sel sel dalam tubuh berkembang secara tidak terkendali. Sehingga menimbulkan jaringan atau benjolan yang abnormal.

Advertisement

"Benjolan yang biasa ditemui memiliki dua sifat, ada yang bersifat jinak dan ada juga yang ganas (Kanker)," kata dr. Riezky, sapaan akrab Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Genteng. 

Jika ada perubahan yang tidak biasa pada kulit, tambah dr. Riezky, seperti benjolan, bercak atau tahi lalat dengan bentuk, warna dan ukuran yang tidak normal maka disarankan konsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dilakukan biopsy, sehingga bisa dilakukan diagnosis maupun pengobatannya.

Benjolan jinak, lanjut dr. Riezky, umumnya tidak berbahaya jika berukuran kecil, dan bisa dilakukan kauterisasi untuk pengangkatan jaringan. Namun jika benjolan jinak berukuran besar dan mengganggu jaringan sekitar, perlu dilakukan pembedahan.

"Jika dicurigai ada keganasan, maka perlu dilakukan pembedahan atau bedah eksisi untuk mengangkat benjolan yang dicurigai beserta bagian kulit sehat disekitarnya," terangnya.

Tindakan eksisi untuk pengangkatan jaringan pemeriksaan patologi memiliki tujuan untuk mendeteksi kanker kulit. Untuk itu, perlu segera dilakukan tindakan medis agar kanker kulit tidak menyebar ke organ lain.

Advertisement

"Kanker kulit sering kita dijumpai. Namun pengobatannya, lebih mudah dibanding dengan kanker lainnya," jelas dr. Riezky.

Sementara itu, Direktur RSUD Genteng, Banyuwangi, dr Siti Asiah Anggraeni, M.MRS menambahkan, pihaknya terus berbenah guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan menyiapkan dan menyediakan fasilitas untuk pengobatan segala keluhan dengan cepat, aman, nyaman, tepat, informatif dan komunikatif.

"Kita terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk kesehatan masyarakat," jelas dr. Asiah.

Maka tidak heran, dengan inovasi dan terobosan dalam segi pelayanan, kemudahan dan fasilitas yang dimiliki rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, RSUD Genteng menjadi pilihan masyarakat untuk berobat ataupun berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan. 

Nah bagi masyarakat, yang memiliki keluhan kesehatan atau tanda-tanda yang tidak biasa pada tubuh, bisa segera menghubungi atau datang langsung ke RSUD Genteng yang berada di Jalan Hasanuddin nomor 98, Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A
PenulisAhmad Sahroni (MG-431) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia