Kesehatan

Ternyata Soda dan Air Berkarbonasi Punya Manfaat untuk Kesehatan

Kamis, 11 April 2024 - 15:16 | 26.94k
Tak cuma dampak negatif, soda juga punya efek positif bagi kesehatan (Foto: Freepik)
Tak cuma dampak negatif, soda juga punya efek positif bagi kesehatan (Foto: Freepik)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Baik soda dan air berkarbonasi dipercaya berdampak buruk bagi kesehatan. Namun benarkah demikian?

Anda mungkin akrab dengan bahaya minum terlalu banyak soda atau air berkarbonasi. Namun, minuman ini memiliki beberapa manfaat yang mengejutkan juga.

Air berkarbonasi mengandung gas karbon dioksida karbon dioksida, yang membuat cairan bergelembung dan bersoda. Air berkarbonasi umumnya sama sehatnya dengan air biasa.

Soda, juga dikenal sebagai pop, adalah minuman ringan bergula, berkarbonasi. Soda memiliki lebih banyak bahaya kesehatan. Namun, selain itu minuman ini juga punya beberapa manfaat.

1. Mengobati Sakit perut

Air berkarbonasi dan beberapa jenis soda dapat membantu meringankan masalah perut, seperti gangguan pencernaan atau mual.

Sebuah studi tahun 2002 yang diterbitkan dalam 'European Journal of Gastroenterology and Hepatology' meneliti efek air berkarbonasi pada gangguan pencernaan. Para peneliti menemukan bahwa air berkarbonasi secara signifikan mengurangi gangguan pencernaan.

Meskipun tidak ada penelitian yang mendukung klaim tersebut, banyak orang minum soda, terutama minuman non-kafein, untuk membantu mengurangi mual.

2. Mengatasi Sembelit

Konstipasi adalah suatu kondisi yang ditandai dengan buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Orang dengan konstipasi mungkin mengalami kembung dan buang air besar yang menyakitkan.

Air berkarbonasi dapat membantu untuk mengobati sembelit pada beberapa orang.

Menurut penelitian tahun 2002 yang sama yang diterbitkan dalam 'European Journal of Gastroenterology and Hepatology', subjek yang minum air berkarbonasi memiliki konstipasi yang lebih sedikit daripada subyek yang minum air keran.

3. Hidrasi

Meskipun banyak orang percaya bahwa minuman berkafein, seperti beberapa soda, adalah diuretik dan sebenarnya bisa membuat Anda dehidrasi, ini tidak benar dalam jumlah normal.

The Mayo Clinic melaporkan bahwa soda dapat menghidrasi serta air dan minuman lainnya. Namun, kafein dosis besar, lebih dari 500 miligram, dapat menyebabkan dehidrasi.

Air berkarbonasi sama sehatnya dengan air biasa. Usahakan minum 64 ons cairan per hari untuk memenuhi kebutuhan hidrasi Anda.

Tindakan pencegahan

Meskipun air berkarbonasi dan soda mungkin memiliki beberapa manfaat kesehatan, Anda harus minum minuman ini, terutama soda, dalam jumlah sedang.

Soda tinggi gula, yang dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk obesitas dan diabetes. Kaleng 12 ons, misalnya, mengandung 33 gram gula.

Meskipun tidak ada nilai gula harian yang direkomendasikan, American Heart Institute merekomendasikan agar wanita mengonsumsi 6 sendok teh, atau 30 gram gula per hari.

Soda juga dapat menyebabkan kepadatan mineral dan osteoporosis yang rendah; Namun, air berkarbonasi tampaknya tidak mempengaruhi kesehatan tulang Anda, menurut Mayo Clinic. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES