Kesehatan

Hati-hati Makanan Pantangan bagi Masalah Kesehatan Kronis Ini

Senin, 15 April 2024 - 11:24 | 34.98k
Ilustrasi makanan pantangan bagi pengidap asam urat. (Foto: HaloSehat)
Ilustrasi makanan pantangan bagi pengidap asam urat. (Foto: HaloSehat)

TIMESINDONESIA, MALANG – Beragam makanan dan minuman dalam banyak variasi olahan ditemui dengan mudah selama perayaan lebaran. Sajian makanan yang menggoda selera, juga bakal disajikan dalam suasana saling anjangsana ini hingga momen perayaan lebaran ketupat nanti. 

Aneka makanan tersebut, dari mulai asin, manis, gurih, bersoda, pedas, dan asam semuanya  mungkin akan dicoba. Tak terkecuali, oleh siapapun yang memang lama tidak mengonsumsinya. 

Bagi yang punya riwayat gangguan kesehatan penyakit kronis, harus tetap berhati-hati dan menahan diri. Karena, bukan tidak mungkin mereka juga akan tergiur mencicipi makanan mengandung lemak, koleterol tinggi dan masih banyak lagi. 

Jika tidak bisa menjaga terhadap makanan pantangan bagi masalah kesehatan, tidak heran jika penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, kolesterol biasanya akan kambuh setelah momen lebaran.

Berbagai literatur kesehatan, beberapa makanan pantangan memang dianjurkan untuk dihindari. Terutama, bagi penderita masalah asam urat, juga makanan yang bisa memicu asam lambung dan penyakit jantung. 

Berikut beberapa makanan pantangan yang harus diwaspadai jika dikonsumsi:

1. Makanan Pantangan Asam Urat

Mengutip halodoc.com, ada beberapa makanan pantangan asam urat yang sebaiknya dihindari, terutama makanan yang banyak mengandung purin.

Konsumsi makanan pantangan tersebut dapat memicu penumpukan cairan di sekitar persendian, yang bisa berakibat gejala asam urat muncul. Penumpukan cairan di persendian dapat menyebabkan kristal asam urat, yang bisa menyebabkan persendian membengkak dan meradang, dan menimbulkan rasa sakit yang hebat. 

Makanan pantangan asam urat ini ada pada daging merah dan daging olahan, kacang merah, makanan dan minuman manis, karbohidrat olahan dalam kue tepung, roti dan permen, serta jenis sayuran seperti kangkung, buncis dan daun pepaya. 

Sedangkan, makanan olahan laut yang banyak mengandung purin ada pada udang, sarden, kerang, juga ikan teri. 

2. Makanan Pemicu Asam Lambung

Saking melimpahnya pilihan makanan olahan yang disajikan selama lebaran, bahkan saat puasa Ramadan lalu, ancaman gangguan asum lambung juga tidak boleh diabaikan. 

Beberapa makanan tergolong bisa memicu Asam lambung, jika dikonsumsi secara tidak teratur atau terkontrol. Jenis makanan tak sehat bagi asam lambung ini diantaranya terdapat pada cokelat, yang mengandung bawang-bawangan, makanan tinggi lemak, makanan pedas juga makanan asin. 

Sedangkan, jenis lainnya, terdapat pada sari buah sitrus, minuman beralkohol, kopi, juga yang berbahan tomat dan kubis. 

3. Makanan Tak Sehat bagi Penderita Jantung

Kementerian Kesehatan juga merilis, konsumsi makanan yang baik untuk pasien jantung serta makanan pantangan yang sebaiknya dihindari. 

Yakni, membatasi makanan yang menggunakan garam, apalagi bagi pemilik riwayat tekanan darah tinggi (hipertensi). Makanan berkalori tinggi, tinggi sodium, seperti pada makanan olahan atau cepat saji, juga harus diperhatikan. 

Bagi orang yang obesitas atau terlalu gemuk, porsi makanan pokok sebagai sumber hidrat arang harus dikurangi. Kandungan hidrat arang ada pada beras, roti, mie, kentang, bihun, biskuit, tepung-tepungan, gula dan sebagainya

Selain mengontrol porsi makan secukupnya, makanan yang berlemak sebaiknya dihindari. Sebaiknya, pilihlah daging tampak lemak, ikan segar, ayam, dan sebagainya. 

Pengidap penyakit jantung juga disarankan makan lebih banyak makanan rendah kalori, kaya nutrisi, seperti buah-buahan dan sayuran. Namun, tetap harus mengurangi sayuran yang mengandung gas, seperti kol, lobak, nangka muda, dan sejenisnya. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES