Kesehatan

Banyuwangi Lawan PMK, Puluhan Ribu Vaksin Hewan Ternak Didistribusikan

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:23 | 25.19k
Petugas saat melakukan pengecekan virus PMK dikandang peternak. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Petugas saat melakukan pengecekan virus PMK dikandang peternak. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Banyuwangi, Jawa Timur, tiada henti untuk melawan Penyakit Mulut dan Kuku. Meskipun, dalam beberapa bulan terakhir tidak ada laporan dari para peternak yang terserang oleh virus tersebut.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi mendistribusikan puluhan ribu vaksin PMK kepada peternak di Bumi Blambangan.

“Alhamdulillah, kami mendapat supporting dari pemerintah pusat melalui pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan memberikan vaksin untuk dilakukan vaksinasi sebanyak 40 ribu dosis vaksin,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dipertan Banyuwangi drh. Nanang Sugiharto, Kamis, (11/7/2024).

Penyaluran vaksin tersebut ditargetkan selesai pada bulan Juli 2024 ini. Langkah ini, selain sebagai antisipasi awal penyebaran virus PMK, tapi juga upaya untuk menjaga stabilitas hewan ternak di kabupaten yang terletak diujung timur Pulau Jawa.

Nanang menegaskan, meski selama ini tidak ada laporan kasus PMK di Banyuwangi, namun pihaknya terus melakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni vaksinasi tetap dijalankan. 

“Kami tetap melakukan pengawasan dan vaksinasi. Baik untuk hewan ternak yang sudah mendapatkan vaksin atau vaksin ulangan, hingga yang sudah mendapatkan vaksin booster ketiga kali,” tegasnya. 

Kabar baiknya, masih Nanang, sejumlah peternak di Banyuwangi mulai paham dan melek dalam mengantisipasi virus PKM. Bahkan, saat memasuki musim pancaroba pun tidak ada urgensi yang spesifik bagi peternak.

“Peternak sudah harus menyiapkan kesehatan hewannya sekiranya peningkatan gizi diperlukan dan jangan lupa tetap diberikan obat cacing rutinitas 3 bulan sekali yang ini bisa membantu hewan ternak menjadi lebih sehat,” ujar Nanang. 

Sebagai informasi, virus PMK ini menyerang semua hewan berkuku belah atau genap diantaranya seperti, sapi, kerbau, babi, kambing, domba, termasuk juga hewan liar lainya seperti gajah dan rusa. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES