Advertisement
Kesehatan

Bumil Trimester Pertama Harus Berhati-hati Jika Ingin Berpuasa

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Matthew Simangunsong, Sp.OG, menyarankan ibu hamil trimester pertama berhati-hati dalam berpuasa karena berisiko menghambat pertumbuhan janin.

TIMES Indonesia,
Bumil Trimester Pertama Harus Berhati-hati Jika Ingin Berpuasa
ilustrasi, ibu hamil. (Foto: Freepik)
A-AA+

JAKARTA Ibu hamil yang ingin menjalankan ibadah puasa selama Ramadan harus memperhatikan kondisi kesehatan mereka, terutama jika masih berada di trimester pertama kehamilan. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari RSUD Johar Baru, dr. Matthew Simangunsong, Sp.OG, menegaskan bahwa puasa pada trimester pertama bisa berdampak pada pertumbuhan janin.

"Ada studi yang menunjukkan bahwa jika ibu berpuasa di trimester pertama, ada kecenderungan bayinya mengalami pertumbuhan lebih kecil di kemudian hari," ungkap Matthew dalam webinar daring yang diikuti dari Jakarta, Jumat (8/3/2025).

Advertisement

Kenapa Trimester Pertama Berisiko?

Pada trimester pertama, ibu hamil sering mengalami mual dan muntah (morning sickness), yang bisa mengganggu asupan nutrisi. Jika dipaksakan untuk berpuasa dalam kondisi ini, dikhawatirkan asupan makanan menjadi kurang, sehingga berdampak buruk pada perkembangan janin.

"Kalau sudah mual muntah, lalu tetap memaksakan puasa, otomatis konsumsi makanan pasti kurang, dan ini bisa menghambat pertumbuhan janin," jelas Matthew.

Selain itu, ia menyarankan ibu hamil untuk memperhatikan indeks massa tubuh (IMT) sebelum memutuskan berpuasa. Jika berat badan ibu masih di bawah normal, lebih baik menghindari puasa agar tidak memperburuk kondisi ibu dan janin.

Trimester Kedua dan Ketiga Lebih Aman

Menurut Matthew, jika ingin berpuasa, waktu yang lebih aman adalah pada trimester kedua dan ketiga, dengan syarat kondisi ibu dan janin tetap terpantau baik.

"Idealnya, lakukan pemeriksaan USG terlebih dahulu di puskesmas, bidan, atau rumah sakit. Pastikan berat badan bayi dalam kondisi baik dan air ketuban cukup sebelum memutuskan berpuasa," sarannya.

Advertisement

Sebagai langkah antisipasi, ibu hamil tetap dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani puasa agar dapat mengetahui kondisi tubuh dan janin secara lebih akurat. Jika selama puasa mengalami keluhan seperti pusing, lemas, atau berkurangnya gerakan janin, sebaiknya segera membatalkan puasa dan berkonsultasi dengan dokter.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia