Diet Sehat Pasca Lebaran, Inilah Cara Mengatasi Efek ‘Kalap’ Makan Saat Lebaran

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Lebaran identik dengan hidangan lezat seperti opor ayam, ketupat, rendang, dan aneka kue manis. Tak jarang, kebiasaan ‘kalap’ makan saat Lebaran 2025 berujung pada kenaikan berat badan yang sulit dikendalikan. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan diet pasca Lebaran agar tubuh kembali ke kondisi ideal dan tetap sehat.
1. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Setelah banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula, tubuh membutuhkan serat untuk membantu pencernaan. Sayur dan buah kaya akan serat, vitamin, serta mineral yang bisa membantu detoksifikasi alami tubuh. Pastikan setengah dari piring makan Anda berisi sayuran segar atau yang diolah dengan cara sehat seperti direbus atau dikukus.
Advertisement
2. Kurangi Asupan Gula dan Karbohidrat Olahan
Makanan manis menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran. Namun, mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat olahan seperti nasi putih dan kue-kue manis bisa membantu menstabilkan kadar gula darah serta menurunkan berat badan lebih cepat. Sebagai gantinya, pilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, atau quinoa.
3. Terapkan Pola Makan Sehat dan Teratur
Mengatur pola makan setelah Lebaran sangat penting untuk menghindari makan berlebihan. Cobalah makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering, misalnya 4-5 kali sehari, agar metabolisme tetap aktif. Hindari makan larut malam dan pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup setiap hari.
4. Aktif Bergerak dan Berolahraga
Diet yang sehat akan lebih efektif jika dibarengi dengan aktivitas fisik. Mulailah dengan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga selama 30 menit sehari. Aktivitas ini tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga meningkatkan energi dan kebugaran tubuh.
5. Hindari Diet Ekstrem, Pilih Cara yang Berkelanjutan
Banyak orang tergoda untuk melakukan diet ketat setelah Lebaran, seperti puasa ekstrem atau mengurangi makanan secara drastis. Namun, cara ini justru berisiko bagi kesehatan. Pilihlah metode diet yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kebutuhan gizi harian agar hasilnya bertahan dalam jangka panjang.
Mengembalikan keseimbangan tubuh setelah Lebaran bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan pola makan yang benar dan gaya hidup aktif. Dengan menerapkan diet pasca Lebaran yang sehat dan berkelanjutan, berat badan ideal bisa kembali tanpa mengorbankan kesehatan. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Imadudin Muhammad |
Publisher | : Lucky Setyo Hendrawan |