Advertisement
Kesehatan

Hari Kanker Tulang Nasional 2026: RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Deteksi Dini, Jangan Tunggu Parah

Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah, ajak masyarakat waspadai gejala kanker tulang seperti nyeri dan bengkak. Deteksi dini kunci kesembuhan.

TIMES Indonesia,
Hari Kanker Tulang Nasional 2026: RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Deteksi Dini, Jangan Tunggu Parah
Poster peringatan hari kanker nasional. (FOTO : Istimewa)
A-AA+

PANGANDARAN Peringatan Hari Kanker Tulang Nasional setiap 11 April menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit kanker tulang.

Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal yang sering muncul secara perlahan.

Advertisement

"Kanker tulang kerap tidak disadari sejak awal karena gejalanya mirip keluhan biasa, seperti nyeri pada tulang atau pembengkakan," ujar Titi.

Ia menjelaskan, keterlambatan penanganan dapat memperburuk kondisi pasien, sehingga deteksi dini menjadi langkah penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan.

Menurutnya, peringatan Hari Kanker Tulang Nasional bukan hanya seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri.

"Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri sejak dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan," katanya.

RSUD Pandega Pangandaran juga membuka layanan konsultasi dengan dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Advertisement

Titi menambahkan, selain deteksi dini, penanganan yang tepat dan berkelanjutan juga menjadi kunci dalam proses penyembuhan pasien kanker tulang.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang mencurigakan.

"Jangan menunggu parah. Segera periksa agar bisa ditangani lebih cepat dan tepat," tegasnya.

Melalui momentum ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala guna mencegah risiko penyakit yang lebih serius. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Acep Rifki Padilah
PenulisAcep Rifki PadilahSarjana Pendidikan STAI KH. Badruzzaman (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya di Pangandaran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia