Advertisement
Kesehatan

Kasus Bayi Hipotermia di Ungaran, Ini Usia Ideal untuk Mendaki Gunung

IDAI menyebut usia paling ideal untuk mendaki gunung di atas 3 tahun dengan ketinggian gunung tertentu. Sebab di bawah usia 3 tahun, mekanisme pengaturan suhu tubuh belum sempurna.

TIMES Indonesia,
Kasus Bayi Hipotermia di Ungaran, Ini Usia Ideal untuk Mendaki Gunung
Ilustrasi bayi naik gunung.
A-AA+

JAKARTA Mendaki gunung menjadi hobi yang seru, tapi nggak semua orang boleh naik gunung. Baru-baru ini viral balita berusia 1,5 tahunan yang hipotermia saat diajak orang tuanya mendaki Gunung Ungaran, Semarang, Jawa Tengah. 

Video evakuasinya viral, bayi dibungkus selimut darurat (emergency blanket) dengan tangisan yang pecah digendong oleh tim SAR.   

Advertisement

Menurut Wido, pengelola base camp Perantunan pihaknya sudah mengingatkan risiko bayi naik gunung, apalagi pendakian dilakukan dengan tektok (naik langsung turun).

"Kami memperingatkan soal risiko dan lain sebagainya, karena cuaca memang lagi tidak bersahabat," kata Wido dikutip Kompas. 

Sebenarnya usia berapa yang ideal untuk mendaki gunung?

IDAI menyebut usia paling ideal untuk mendaki gunung di atas 3 tahun dengan ketinggian gunung tertentu. Sebab di bawah usia 3 tahun, mekanisme pengaturan suhu tubuh belum sempurna. 

"Anak sangat mudah kehilangan panas dibanding dewasa ya. Apalagi kalau naik gunungnya jaraknya jauh ya. Ada potensi hujan. Kemudian evakuasinya juga lama ya. Ini tentu hal-hal yang harus dipikirkan sebelumnya," ujar Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso dikutip mediaindonesia. 

Advertisement

Ia juga mengatakan pentingnya orang tua mengetahui riwayat penyakit tertentu seperti asma. Sebab udara dingin bisa memicu serangan asma hingga membahayan nyawa. 

Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan pada orang tua untuk tidak egois dengan hobinya, sehingga anak dilibatkan. "Jika ingin hiking silakan saja, tapi hiking ringan dengan jalur evakuasi yang mudah. Penting juga untuk mempertimbangkan cuaca," tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dhina Chahyanti
PenulisDhina ChahyantiSarjana Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor AJP dan Gaya Hidup, sekaligus Host Podcast.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia