5 Faktor yang Bikin Gula Darah Naik Saat Bepergian
Ketahui 5 faktor yang bikin gula darah naik saat bepergian, mulai dari perubahan zona waktu hingga dehidrasi. Simak tips menjaga gula darah tetap stabil selama perjalanan.
JAKARTA – Gula darah naik saat bepergian merupakan kondisi yang perlu diwaspadai, terutama bagi penderita diabetes. Perubahan rutinitas, seperti jadwal makan yang tidak teratur, kurang tidur, hingga perpindahan zona waktu dapat memengaruhi kestabilan kadar gula darah selama perjalanan.
Menurut laporan Eating Well, tubuh bekerja lebih optimal ketika memiliki pola makan, tidur, dan aktivitas yang konsisten. Saat rutinitas berubah, tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi sehingga kontrol gula darah bisa terganggu.
Penyebab Gula Darah Naik Saat Bepergian
Berikut lima faktor utama yang dapat memicu lonjakan gula darah selama perjalanan:
1. Perubahan zona waktu
Perpindahan zona waktu dapat mengganggu ritme sirkadian yang berperan dalam mengatur hormon insulin. Bagi pengguna insulin atau obat diabetes, penyesuaian jadwal konsumsi obat sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum bepergian.
2. Jadwal makan tidak teratur
Penundaan perjalanan atau terbatasnya pilihan makanan sering membuat waktu makan berubah. Melewatkan makan dapat menyebabkan gula darah turun, sedangkan makanan tinggi karbohidrat bisa memicu lonjakan gula darah.
3. Stres selama perjalanan
Kemacetan, antrean panjang, atau keterlambatan transportasi dapat meningkatkan hormon kortisol. Hormon ini mendorong hati melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah.
4. Kurang tidur
Jet lag atau perubahan lingkungan tidur dapat menurunkan sensitivitas insulin. Selain itu, kurang tidur membuat seseorang lebih mudah mengabaikan jadwal makan maupun pemeriksaan gula darah.
5. Dehidrasi
Kurang minum menyebabkan konsentrasi gula dalam darah meningkat. Risiko ini lebih besar saat bepergian dengan pesawat karena udara kabin cenderung kering.
Cara Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
Para ahli menyarankan menyusun jadwal makan sebelum berangkat, membawa camilan sehat, minum air putih secara rutin, serta tetap aktif bergerak selama perjalanan. Penderita diabetes juga dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum bepergian agar pengaturan obat maupun insulin tetap sesuai kebutuhan.
Dengan persiapan yang baik, perjalanan tetap dapat dinikmati tanpa mengganggu kontrol gula darah.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


