6 Kebiasaan Sebelum Tidur yang Dianjurkan Ahli Gizi untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas
Ahli gizi membagikan enam kebiasaan sebelum tidur yang dianjurkan bagi wanita usia 50 tahun ke atas untuk membantu meningkatkan kualitas tidur dan menjaga kesehatan tubuh.
JAKARTA – Memasuki usia 50 tahun, terutama saat memasuki masa perimenopause dan menopause, wanita perlu menjaga kualitas tidur dan kesehatan tubuh. Ahli gizi membagikan sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan sebelum tidur untuk membantu tubuh lebih rileks sekaligus meningkatkan kualitas istirahat.
Dilansir dari Eating Well, enam kebiasaan berikut dinilai dapat mendukung kesehatan wanita usia 50 tahun ke atas jika dilakukan secara rutin.
Hindari Alkohol dan Pilih Camilan Tinggi Protein
Ahli gizi terdaftar Melissa Azzaro menyarankan untuk menghindari minuman beralkohol pada malam hari. Meski alkohol dapat membuat seseorang lebih cepat tertidur, kebiasaan tersebut justru berpotensi menurunkan kualitas tidur dan membuat seseorang lebih sering terbangun di malam hari.
Sebagai alternatif, ia merekomendasikan minuman tanpa alkohol, seperti mocktail berbahan jus ceri asam (tart cherry), yang dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik.
Sementara itu, ahli gizi Jamie Lee McIntyre menganjurkan konsumsi camilan tinggi protein sebelum tidur, seperti yogurt Yunani, keju cottage, atau smoothie protein nabati. Protein membantu proses pemulihan otot selama tidur, terutama setelah menopause ketika massa otot mulai berkurang.
Jaga Kesehatan Mulut dan Penuhi Kebutuhan Cairan
Para ahli juga menekankan pentingnya menyikat gigi dan menggunakan benang gigi (dental floss) sebelum tidur. Menjaga kesehatan mulut dapat membantu mencegah berbagai masalah yang berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Selain itu, ahli gizi Frances Largeman-Roth menyarankan menyiapkan segelas air putih di samping tempat tidur. Kebiasaan ini membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, khususnya bagi wanita yang kerap mengalami keringat berlebih pada malam hari.
Magnesium dan Latihan Pernapasan
Kebiasaan berikutnya adalah mempertimbangkan konsumsi suplemen magnesium glisinat untuk membantu relaksasi otot dan meningkatkan kualitas tidur. Namun, penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
Terakhir, ahli gizi Brittany Scanniello merekomendasikan latihan pernapasan diafragma atau pernapasan perut sebelum tidur. Teknik ini dilakukan dengan menarik napas perlahan melalui hidung hingga perut mengembang, lalu mengembuskannya secara perlahan.
Latihan tersebut dinilai mampu menenangkan sistem saraf, mengurangi stres, dan membuat tubuh lebih rileks sehingga tidur menjadi lebih nyenyak.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


