Advertisement
Kesehatan

Nasi Merah Makin Diminati, Ini 5 Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Nasi merah kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Ketahui lima manfaat nasi merah untuk menjaga berat badan, gula darah, hingga kesehatan jantung.

TIMES Indonesia,
Nasi Merah Makin Diminati, Ini 5 Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
ilustrasi (Pixabay)
A-AA+

JAKARTA Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat, nasi merah semakin menjadi pilihan pengganti nasi putih. Tak sekadar berbeda warna, beras merah menyimpan kandungan gizi yang lebih lengkap karena masih mempertahankan lapisan dedak dan embrio bijinya.

Lapisan alami tersebut membuat nasi merah kaya serat, vitamin, mineral, serta antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Karena itu, banyak ahli gizi menempatkan nasi merah sebagai salah satu sumber karbohidrat yang lebih baik dibandingkan nasi putih, terutama bagi mereka yang ingin menerapkan gaya hidup sehat.

Advertisement

Menurut ulasan Health, nasi merah berasal dari biji-bijian utuh (whole grain) yang hanya mengalami proses penggilingan minimal sehingga kandungan nutrisinya tetap terjaga.

Kandungan Gizi Nasi Merah Lebih Lengkap

Dalam satu cangkir nasi merah matang terkandung sekitar 248 kalori, 51,7 gram karbohidrat, 5,54 gram protein, 3,23 gram serat, serta berbagai vitamin dan mineral penting.

Nasi merah juga menjadi sumber selenium, tembaga, fosfor, vitamin B kompleks, magnesium, dan mangan.

Khusus mangan, satu porsi nasi merah mampu memenuhi sekitar 85 persen kebutuhan harian tubuh. Mineral ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, metabolisme, kesehatan tulang, hingga fungsi reproduksi.

Sementara kandungan magnesium membantu menjaga fungsi saraf dan otot, mengatur tekanan darah, mengontrol kadar gula darah, serta mendukung pembentukan DNA.

Advertisement

1. Membantu Menjaga Berat Badan

Salah satu alasan nasi merah banyak dipilih dalam program diet adalah kandungan seratnya yang lebih tinggi dibandingkan nasi putih.

Serat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga dapat membantu mengurangi keinginan makan berlebihan.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan konsumsi nasi merah tidak berkaitan dengan peningkatan berat badan seperti halnya pola konsumsi karbohidrat olahan.

Bahkan, nasi merah diketahui dapat meningkatkan basal metabolic rate atau laju metabolisme basal, yaitu jumlah kalori yang dibakar tubuh saat sedang beristirahat.

2. Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mencegah penyakit tersebut, nasi merah menjadi pilihan karbohidrat yang lebih ramah.

Lapisan dedak pada beras merah memperlambat proses pencernaan sehingga pelepasan glukosa ke dalam darah berlangsung lebih bertahap.

Kondisi ini membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Tak heran, pola makan yang mengutamakan biji-bijian utuh, termasuk nasi merah, dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

3. Kaya Antioksidan untuk Melindungi Sel Tubuh

Nasi merah mengandung berbagai senyawa antioksidan, seperti flavonoid, antosianin, dan senyawa fenolik.

Antioksidan berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit kronis.

Senyawa fenolik dalam nasi merah diketahui berpotensi membantu menurunkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, bahkan beberapa jenis kanker.

Semakin sering tubuh mendapatkan asupan antioksidan dari makanan alami, semakin baik pula perlindungan terhadap proses penuaan dini maupun kerusakan jaringan.

4. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Kesehatan jantung juga menjadi salah satu manfaat penting dari konsumsi nasi merah.

Berbagai penelitian menunjukkan pola makan yang kaya biji-bijian utuh dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, memperbaiki profil lemak darah, serta membantu mengontrol tekanan darah.

Selain itu, konsumsi nasi merah juga dikaitkan dengan penurunan kadar protein C-reaktif (CRP), yaitu salah satu penanda peradangan yang berkaitan erat dengan penyakit kardiovaskular.

Dengan kata lain, mengganti nasi putih dengan nasi merah dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

5. Mendukung Pola Makan Sehat

Meski menawarkan banyak manfaat, nasi merah tetap perlu dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

Mengombinasikan nasi merah dengan sayuran, buah, sumber protein tanpa lemak, serta aktivitas fisik yang cukup akan memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal.

Perubahan kecil seperti mengganti sebagian konsumsi nasi putih dengan nasi merah dapat menjadi langkah awal menuju gaya hidup yang lebih sehat.

Bukan sekadar tren makanan sehat, nasi merah menawarkan kombinasi karbohidrat kompleks, serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Dengan kandungan nutrisi yang lebih lengkap, bahan pangan ini layak menjadi alternatif sumber energi bagi masyarakat yang ingin menjaga berat badan, mengontrol gula darah, sekaligus menurunkan risiko penyakit kronis.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia