Ketahanan Informasi

Sebanyak 110 Pelajar di Ciamis Ikuti Sosialisasi P4GNPN BNNK Ciamis

Kamis, 24 November 2022 - 08:46 | 10.01k
Sebanyak 110 Pelajar di Ciamis Ikuti Sosialisasi P4GNPN BNNK Ciamis
BNNK Ciamis dan Pemkab Ciamis gelar sosialisasi P4GNPN yang diikuti pelajar. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, CIAMIS – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Ciamis (BNNK Ciamis) melaksanakan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Perkursor Narkotika (P4GNPN) bagi pelajar SMP dan guru pendamping Tahun 2022. 

Kegiatan ini diikuti oleh 110 orang yang terdiri dari perwakilan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta guru pendamping se-eks Kawedanaan Ciamis yang bertempat di Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis.

Sekretaris Badan Kesbangpol, Dadang Mulyatna, S.Sos., M.Si, mewakili Yadi Tisyadi, S.E., M.Si selaku Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Ciamis menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah menyampaikan kebijakan-kebijakan terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

"Selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai upaya pemerintah untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkotika dan prekursor narkotika khususnya di kalangan pelajar," paparnya.

Dengan membekali peserta tentang pengetahuan bahaya penyalahgunaan narkotika, peserta sosialisasi ini nantinya diharapkan menjadi Duta P4GNPN bagi dirinya, sekolah, keluarga, dan masyarakat Kabupaten Ciamis.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Ciamis yang diwakili Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ekonomi Sosial Budaya Agama, Wiji Subekti, SE jug turut menyampaikan materi terkait Fasilitasi P4GNPN Kabupaten Ciamis untuk mewujudkan generasi Bangsa tanpa Narkoba.

Adapun Trainer Capacity Building serta diskusi Trainer Capacity Building dipandu Nur Salim Ridha, SE dengan materi menjadi pelajar yang unggul, berkarakter, dan berprestasi tanpa Narkoba, dan moderator dari fasilitator Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Drs. Didi Ruswendi.

Sementara Narasumber lainnya yakni dari Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Widyaprada, Dr. Lili Abdullah Rozak, S.Pd., MM serta Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Ciamis Engkos Kosidin, SSos, MSi dengan materi penyalahgunaan peredaran gelap narkoba dan upaya deteksi dini.

Engkos Kosidin, S.Sos., M.Si menyampaikan seusai kegiatan bahwa dalam memerangi narkotika, seluruh sektor harus tersentuh program P4GN termasuk sektor pendidikan, Kamis (24/11/2022).

"Berdasarkan survei yang telah dilakukan oleh BNN dan Puslitkes UI memperlihatkan bahwa usia yang paling rentan terhadap penyalahgunaan narkotika adalah usia remaja di mana sering ditemukannya kasus terkait penyalahgunaan ganja dan obat penenang," jelasnya.

Salah satu biang kerok penyebab penyalahgunaan tersebut, diungkap Engkos adalah rasa ingin tahu yang tinggi dan rasa ingin coba-coba terhadap hal baru

Dalam mencegah dan menangani hal tersebut, BNN mengajak peserta untuk menyatukan barisan agar tidak ada ruang kosong bagi masyarakat terutama kalangan remaja agar terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan edukasi program P4GN secara masif di sekolah.

"Mari kita bersama-sama ciptakan sekolah yang kondusif dan nyaman, agar para siswa/siswi merasa senang dan aman ketika berada di sekolah sehingga mereka tidak mencari kesenangan atau aktualisasi diri di tempat yang salah," imbaunya dalam acara BNNK Ciamis. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES