Forum Mahasiswa

Menyoal Konsistensi Sistem Pendidikan Kita

Sabtu, 25 Mei 2024 - 00:27 | 22.61k
Muhammad Afif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas KH. Mukhtar Syafaat
Muhammad Afif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas KH. Mukhtar Syafaat

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Perubahan kurikulum dalam sistem pendidikan Indonesia bukanlah hal yang asing. Sejak kemerdekaan, negara ini telah mengalami berbagai reformasi kurikulum, yang masing-masing membawa harapan baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, di balik setiap perubahan tersebut, terdapat realitas bahwa sistem pendidikan kita sering kali berguncang akibat ketidakstabilan ini. 

Salah satu dampak paling nyata dari perubahan kurikulum yang terus-menerus adalah beban yang harus ditanggung oleh para guru. Setiap kali kurikulum baru diterapkan, guru harus menyesuaikan metode pengajaran, mempelajari materi baru, dan sering kali, mengikuti pelatihan tambahan. Proses adaptasi ini tidak hanya memakan waktu tetapi juga energi, yang seharusnya bisa difokuskan untuk mengajar dan membimbing siswa.

Dampaknya, Perubahan kurikulum yang terlalu sering juga dapat mengancam kualitas pendidikan secara keseluruhan. Resistensi dari berbagai pihak muncul dimana-mana. Idealnya, sebuah kurikulum dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan jangka panjang dan memberikan fondasi yang kuat bagi siswa. Namun, jika kurikulum terus berubah, fokus ini menjadi terganggu. Guru dan siswa mungkin hanya berkonsentrasi pada pemenuhan tuntutan jangka pendek dari kurikulum baru tanpa benar-benar memahami atau menguasai materi secara mendalam. 

Namun, perlu kita sadari bersama, dalam dunia yang terus berkembang, perubahan adalah keniscayaan. Idealnya, kurikulum dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkelanjutan dan memberikan fondasi yang kuat bagi siswa. Namun, jika kurikulum terus-menerus diubah, fokus ini menjadi terganggu. Sistem pendidikan yang responsif dan adaptif adalah kunci untuk memastikan bahwa siswa kita siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan setiap perubahan kurikulum, guru ditantang untuk memperbarui pengetahuan mereka, mengembangkan keterampilan baru, dan menerapkan metode pengajaran yang inovatif. 

Ketika kurikulum diperbarui untuk mencerminkan penelitian terbaru dan praktik terbaik dalam pendidikan, siswa mendapatkan manfaat dari pendekatan pengajaran yang lebih efektif. Kurikulum yang dinamis memungkinkan untuk memasukkan teknologi baru dan metode pengajaran inovatif yang dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Apakah karena sistem pendidikan kita tidak konsisten? Menilik berbagai tinjauan masalah, ada beberapa alasan mengapa kurikulum sering kali diubah. Salah satunya adalah perubahan kebijakan pemerintah dan pergantian kepemimpinan di Kementerian Pendidikan. Setiap pemimpin baru mungkin memiliki visi dan pendekatan yang berbeda terhadap pendidikan, yang sering kali tercermin dalam perubahan kurikulum. 

Penting juga untuk diingat bahwa perubahan kurikulum tidak dilakukan secara sembarangan. Proses ini melibatkan penelitian mendalam dan konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru, akademisi, dan praktisi pendidikan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kurikulum yang dihasilkan adalah yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan siswa dan masyarakat.

Apakah kita benar-benar memperbaiki mendidikan? Mencari solusi di tengah perubahan kurikulum yang tidak henti, ibarat membangun rumah diatas pasir. Setiap kali pondasi mulai kokoh, tanahnya bergeser dan kita harus mulai dari awal lagi. Perubahan kurikulum dalam sistem pendidikan memang tak terelakkan, namun harus dilakukan dengan hati-hati dan terencana. 

Hanya dengan pendekatan yang demikian, kita dapat memastikan bahwa tujuan utama dari pendidikan, yaitu memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi siswa, dapat tercapai tanpa harus mengorbankan kualitas dan konsistensi.

Perubahan kurikulum bukanlah ancaman bagi stabilitas pendidikan, melainkan peluang untuk kemajuan. Dengan pendekatan yang tepat, perubahan ini dapat membawa peningkatan kualitas pendidikan yang signifikan, memastikan bahwa siswa kita siap untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. Dalam dunia yang terus berubah, pendidikan yang adaptif adalah kunci untuk keberhasilan.

***

*) Oleh : Muhammad Afif, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas KH. Mukhtar Syafaat.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES