Resensi

Malam Nisfu Syaban, Ribuan Warga Padati Masjid Tegalsari Ponorogo

Rabu, 08 Maret 2023 - 09:16 | 61.38k
Ribuan umat Islam padati masjid Tegalsari Ponorogo untuk melakukan salat dan berdoa menyambut Nisfu Syaban, Selasa (7/3/2023) malam. (Foto:Marhaban/TIMES Indonesia)
Ribuan umat Islam padati masjid Tegalsari Ponorogo untuk melakukan salat dan berdoa menyambut Nisfu Syaban, Selasa (7/3/2023) malam. (Foto:Marhaban/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Menjelang datangnya bulan Ramadan 2023,  umat Islam lebih dulu menyambut datangnya malam Nisfu Syaban. Malam Nisfu Syaban oleh umat Islam dikenal dengan sebutan Lailatul Bara'ah yang diperingati pada tanggal 15 Syaban.

Arti malam Nisfu Syaban adalah malam pengampunan dosa, malam untuk berdoa, dan malam pembebasan.
Ribuan umat Islam Selasa (7/3/2023) malam,  memadati salah satu masjid tertua di Indonesia, yakni masjid Tegalsari Ponorogo.

Para jemaah Nisfu Syaban di Masjid Tegalsari tidak hanya masyarakat Ponorogo saja, tapi juga masyarakat dari luar daerah.

Imam masjid Tegalsari Ponorogo KH Syamsuddin mengatakan, malam Nisfu Syaban diyakini oleh umat Islam adalah malam di mana amalan-amalan akan diangkat Allah SWT dengan membuka pintu rahmat serta memberi ampunan akan dosa-dosa hamba-Nya.

"Oleh karen itu, pada malam tersebut umat Islam menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan memperbanyak ibadah," tutur KH Syamsuddin kepada TIMES Indonesia.

Usai salat maghrib, ribuan jemaah melaksanakan salat taubat, salat hajat, dan membaca Surat Yasin  sebanyak tiga kali yang dipimpin langsung imam masjid KH Syamsuddin.

"Malam Nisfu Syaban merupakan peringatan malam ke-15 bulan kedelapan (Sya'ban) dari kalender Islam. Dan membaca Surat Yasin adalah salah satu surah mulia di dalam Alquran," ulas KH Syamsuddin.

Menurutnya, Syaban memiliki arti bulan penuh berkah dan kebaikan. "Sebagai malam pengampunan dosa, malam berdoa, dan malam pembebasan. Allah SWT akan membuka pintu rahmat dan ampunan pada malam Nisfu Syaban," jelas Imam masjid Tegalsari Ponorogo, KH Syamsuddin.

Pantauan TIMES Indonesia, menjelang salat maghrib ribuan jemaah berdatangan ke masjid yang dibangun oleh KH Hasan Besari pada abad 17 silam.

Salah satu jemaah asal Klaten Jawa Tengah, Fahrudin mengaku ada rasa dalam hati yang luar biasa setelah ikut berjamaah malam Nisfu Syaban di masjid Tegalsari.

"Baru pertama ini saya ke sini, dan rasa di hati ini serasa pas. Insya Allah ijabah salat dan berdoa di malam Nisfu Syaban di masjid ini," kata Fahrudin, salah seorang emaah salat Nisfu Sya'ban di Masjid Tegalsari Ponorogo. Selain itu, sekadar diketahui, Masjid Tegalsari selalu ramai saat Ramadan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Bambang H Irwanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES