Advertisement
Kopi TIMES

Gus Dur, Prabowo dan Presiden Mendatang

Dalam video singkat yang saya lihat di acara Kick Andy, Gus Dur pernah berkata bahwa Pak Prabowo lah yang paling ikhlas kepada rakyat. Dibandingkan dengan SBY pun, kata Gus Dur, masih ikhlas Pak Prabowo. 

TIMES Indonesia,
Gus Dur, Prabowo dan Presiden Mendatang
Ahmad Dwi Bayu Saputro (Kandidat Doktor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
A-AA+

Ruang Menulis untuk Indonesia

Kopi TIMES adalah ruang kolaboratif bagi siapa saja yang ingin menyuarakan ide, pengalaman, dan pemikiran kepada publik luas. Di sini, tulisan lahir dari beragam latar belakang: akademisi, mahasiswa, guru, santri, profesional, pelaku UMKM, pegiat komunitas, aktivis, birokrat, politisi, seniman, hingga warga biasa yang peduli pada isu di sekitarnya.

YOGYAKARTA Dalam video singkat yang saya lihat di acara Kick Andy, Gus Dur pernah berkata bahwa Pak Prabowo lah yang paling ikhlas kepada rakyat. Dibandingkan dengan SBY pun, kata Gus Dur, masih ikhlas Pak Prabowo. 

Dalam media itu belum diucapkan bahwa Prabowo kelak akan menjadi presiden. Tetapi, bagi saya, kata yang diucapkan Gus Dur seakan sebagai "lampu hijau" bagi Prabowo. 

Advertisement

Gus Dur mengatakan seperti itu tentunya bukan tanpa sebab. Apa yang diucapkan Gus Dur sudah banyak yang menjadi kenyataan.

Pada tahun 2006, Gus Dur tiba-tiba mendatangi Pak Jokowi. Gus Dur kemudian berkata, bahwa Pak Jokowi kelak akan menjadi gubernur dan setelah itu menjadi presiden.

Beberapa tahun kemudian ucapan Gus Dur ternyata benar. Jokowi menjadi gubernur DKI Jakarta dan selanjutnya disusul presiden selama dua periode. 

Ahok sebelumnya pernah diprediksi oleh Gus Dur. Gus Dur berkata bahwa Ahok di kemudian hari akan menjadi gubernur DKI Jakarta. Ucapannya ternyata juga tidak meleset. 

Tidak hanya itu. Mantan Kapolri, Jendral Sutarman juga pernah diramalkan oleh Gus Dur. Menurutnya, bahwa kelak Pak Sutarman akan menjadi kapolda Metro Jaya dan Kapolri. Ucapannya ternyata juga tidak melenceng. 

Advertisement

Terakhir, Gus Dur juga memprediksi akan Mahfud MD. Menurut Gus Dur, Pak Mahfud suatu saat akan mengubah bangsa ini, dari gelap menuju terang. 

Setelah Gus Dur wafat, ternyata ucapannya sangat manjur. Banyak kasus yang ditangani Pak Mahfud, akhirnya juga selesai. 

Pak Mahfud berani secara terang-terangan membuka kasus korupsi. Bahkan, sekalipun koperasi milik kaum militer pun yakni ASABRI, Pak Mahfud tidak gentar. Ia dengan tegas berani maju asalkan benar. 

Gus Dur dan Wali Allah

Banyak yang berkata bahwa Gus Dur adalah seorang wali Allah. Kewalian Gus Dur sudah banyak yang membuktikannya. Kisah yang saya tulis di atas adalah beberapa contohnya. 

Selain kisah di atas, masih banyak lagi kisah unik dari Gus Dur yang diceritakan oleh banyak orang di seantero Nusantara. 

Berikut kisah cerita tentang Gus Dur yang saya dapatkan dari warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Sewaktu masih merantau di kota Malang, saya bertemu dengan teman yang mana merupakan warga Banjar. Ia kemudian menjadi teman seperjuangan. 

Ia bercerita kepada saya, bahwa ada tetangganya yang bernama Pak Zainuddin. Pak Zainuddin kala itu sedang mau takziah Gus Dur yang mana baru saja meninggal dunia. 

Dari Banjarmasin Pak Zainuddin naik pesawat terbang. Sesampainya di Surabaya, jalanan ternyata macet total. Surabaya menuju Jombang ternyata dipadati ribuan sepeda motor dan mobil. 

Dalam hati Pak Zainuddin berkata, "Ya Allah, jikalau Gus Dur seorang wali, saya pasti akan sampai Jombang." 

Dalam waktu yang tidak lama, Pak Zainuddin kemudian didatangi oleh mobil polisi. Mobil tersebut kemudian mengajak Pak Zainuddin. Pak Zainuddin pun akhirnya menerima tawaran mobil polisi.

Selama perjalanan, Pak Zainuddin merasakan sesuatu yang agak kurang lazim. Perjalanan lancar meskipun jalanan padat merayap. 

Sesampainya di Jombang, polisi akhirnya menurunkan Pak Zainuddin. Pak Zainuddin pun akhirnya mengucapkan terima kasih kepada polisi tersebut. 

Pak Zainuddin dengan segera menuju makam Gus Dur. Dengan setengah penasaran, Pak Zainuddin akhirnya menoleh ke belakang. 

Pak Zainuddin kaget karena mobil polisi tersebut ternyata sudah tiada. Pak Zainuddin bingung karena secara logika dalam sekejap mata mobil yang ditumpanginya sudah sirna. 

Saat itu juga Pak Zainuddin meyakini akan kewalian Gus Dur. Beliau meyakini bahwa Gus Dur adalah orang terpilih yang memang dijaga oleh Allah. 

Bagaimana dengan Prabowo yang nyalon presiden? Kita tunggu saja nanti hasilnya. Yang jelas, bagi saya, Prabowo sudah mendapat lampu hijau dari Gus Dur. Semoga bermanfaat. 

***

*) Oleh : Ahmad Dwi Bayu Saputro (Kandidat Doktor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia