Kopi TIMES

Pencari Tuhan Dalam Gemerlapnya Dunia

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:28 | 21.23k
Dr. Imam Safi’i, M.Pd, Dosen Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Islam Malang (UNISMA).
Dr. Imam Safi’i, M.Pd, Dosen Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Islam Malang (UNISMA).

TIMESINDONESIA, MALANG – Kehidupan dimasa sekarang tidak mudah untuk selalu menahan hawa nafsu agar terus di jalan Allah Swt, mengapa menjadi sulit? Karena kemaksiatan ada disekeliling kehidupan manusia, sedikit saja salah melangkah akan terjerumus kedalam kemaksiatan, dan ketika tidak berusaha keluar dari kemaksitan itu akan terus menjalani kehidupan dengan penuh kemaksiatan oleh karena itu menjadi penting untuk bagaimana kembali mengenal Allah Swt dan mendekat kepada Allah Swt, pertanyaan yang muncul bagaimana caranya agar mengenal dan dekat dengan Allah Swt?

Penyebab manusia itu jauh dan tidak mengenal Tuhannya adalah disebabkan banyaknya hijab, kelalaian dan kealphaan, karena jauhnya diri dari memenuhi janji dengan Tuhannya. Penyebab terjadinya kelalaian adalah ketidak tahuannya akan hakikat perintah ilahi. Kegelapan hati yang penuh dengan sifat sombong, dengki, iri, kikir, ujub, riya’ dan dusta ini yang mempertebal hijab untuk mengenal Allah Swt.

Menurut Imam Ghozali penghalang atau hijab itu setidaknya ada 4 yaitu harta, popularitas, fanatik taklid buta dan maksiat. Pertama, harta menjadi hijab ketika manusia didalam hatinya menjadikan harta sebagai tambatan hatinya, maka orang yang seperti itu akan terkungkung dan terbelenggu dengan harta. Biasanya orang yang hatinya terbelenggu dengan harta akan selalu orientasi tujuan hidupnya hanya mengejar harta dan mempunyai sikap kikir dalam dirinya. Hal ini yang akan menjauhkan dirinya dengan Tuhan nya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Kedua, popularitas akan menjadi hijab yang sangat tebal karena menjadikan hati ini begitu keruh karena amal baik apapun yang dilakukan hanya mengharapkan pujian dari manusia lain atau berharap dirinya terkenal dan dipuji banyak orang. Semua amal yang dilakukan karena ingin popularitas dirinya, hal itu mengakibatkan amal baiknya tidak nyampai kepada Allah Swt dan nanti ketika diakhirat sudah tidak mendapatkan pahala yang didambakan.

Ketiga, fanatik taklid buta menjadi penghalang untuk dekat dengan Allah Swt karena orang yang fanatik bertaklid buta akan sibuk menuhankan cara beragamanya dan menyalahkan cara beragama di luar mazhabnya (sektarian). Orang yang fanatik buta mempersempit banyak jalan beragama dan biasanya akan muncul sikap sering menyalahkan saudaranya yang seagama dan berbeda pemahaman.

Keempat, kemaksiatan menjadi penghalang seorang salik yang mendekat kepada Allah Swt,  kemaksiatan ini mulai dari maksiat dhohir dan maksiat batin semuanya menjadikan keruh dan sangat sulit untuk mendekat kepada sang maha suci yaitu Allah Swt, dengan begitu maksiat dhohir atau jawarih badan ini betul-betul harus dihindari dan maksiat bathin yang berupa mensyekutukan Allah dengan yang lainnya harus dihilangkan dengan begitu pancaran cahaya Allah akan muncul dengan terang dalam diri orang yang mampu membersihkan dhohir dan batinnya.

Kunci-kunci untuk mendekatkan diri kepada Allah yang sudah disampaikan oleh Imam Ghozali ini menjadi sangat penting agar manusia yang hidup di dunia fana ini akan keluar dari dunia dalam keadaan selamat, keselamatan itu bisa terwujud kalau hatinya mengenal Tuhannya, selalu ingat Tuhannya dan mendekat kepada Tuhan nya. 

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*) Penulis: Dr. Imam Safi’i, M.Pd, Dosen Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Islam Malang (UNISMA).

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES