Kopi TIMES

Arti Silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri

Kamis, 11 April 2024 - 00:41 | 24.46k
Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan
Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Idul Fitri, hari raya umat Islam yang penuh makna, bukan hanya tentang berakhirnya puasa Ramadan. Lebih dari itu, Idul Fitri adalah momentum untuk merayakan kemenangan atas diri sendiri, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan menguatkan tali silaturahmi.

Silaturahmi, sebuah kata yang sering kita dengar dan ucapkan, namun seringkali terabaikan dalam kesibukan kita sehari-hari. Namun, pada Idul Fitri, silaturahmi menjadi pusat perhatian. Ini adalah saat di mana orang-orang berbondong-bondong untuk menyambangi rumah kerabat, tetangga, dan teman-teman lama yang mungkin jarang mereka temui sepanjang tahun.

Mengapa silaturahmi begitu penting, terutama di hari raya Idul Fitri? Ada banyak alasan di balik hal ini. Pertama-tama, silaturahmi adalah salah satu nilai yang diajarkan oleh agama Islam. Rasulullah Muhammad SAW telah menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, bahkan dengan memberi hadiah kepada orang yang tidak menyukai kita.

Selain itu, silaturahmi juga memiliki dampak positif bagi kesehatan mental dan emosional. Bertemu dengan orang-orang yang kita cintai dan menghabiskan waktu bersama mereka dapat meningkatkan rasa kebahagiaan dan kesejahteraan kita. Ini adalah waktu di mana kita bisa saling berbagi cerita, tertawa bersama, dan merasakan kehangatan keluarga dan persahabatan.

Namun, di balik semangat silaturahmi Idul Fitri yang meriah, terkadang ada kesulitan. Ada orang yang mungkin merasa canggung atau malu untuk menyambangi kerabat yang sudah lama tidak mereka temui. Ada juga yang merasa kesulitan memaafkan kesalahan orang lain atau meminta maaf atas kesalahan yang mereka lakukan.

Namun, inilah keindahan Idul Fitri. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk meleburkan perbedaan, memperbaiki hubungan yang retak, dan memaafkan satu sama lain. Setiap langkah kecil yang kita ambil untuk mengunjungi, memaafkan, dan mempererat hubungan dengan sesama adalah langkah yang membawa kita lebih dekat kepada makna sejati dari silaturahmi.

Jadi, pada Idul Fitri ini, mari kita tidak hanya merayakan dengan makanan lezat dan pakaian baru. Mari kita juga merayakannya dengan menyebarkan kebaikan, mempererat hubungan kita dengan sesama, dan mengukuhkan tali persaudaraan dalam kebahagiaan sejati. Selamat Idul Fitri, semoga kita semua dapat merasakan kehangatan dan keberkahan dalam silaturahmi kita.

***

*) Oleh : Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES