Kopi TIMES

Wirid Sabtu Akhir Syawal ala Tebuireng

Selasa, 30 April 2024 - 08:49 | 53.83k
Achmad Roziqi, Santri Tebuireng
Achmad Roziqi, Santri Tebuireng

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Adalah Tebuireng, nama pesantren yang sekaligus merupakan nama dusun di mana pesantren itu didirikan pada 1899. Sang Muassis adalah Hadratusysyaikh KH. M. Hasyim Asy'ari. Beliau adalah sosok yang digambarkan sebagai Sang Arsitek Kemerdekaan Indonesia. 

Pesantren ini sejak didirikan telah banyak melahirkan ulama. KH. Abdul Hakim Mahfudz, pengasuh Pesantren Tebuireng menyebutkan bahwa di tahun 1940-an, pesantren ini telah melahirkan 20.000-an ulama yang tersebar di Jawa dan Madura. Sehingga tak heran jika pesantren ini disebut sebagai pabrikasi ulama. 

Kini, pesantren ini telah berusia 125 tahun, santrinya semakin banyak, alumninya pun semakin tersebar di seantero negeri, bahkan tidak sedikit yang berada di luar negeri. 

Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) adalah rumah besar bagi seluruh alumni Pesantren Tebuireng, Pondok Pesantren Putri Al Masruriyyah Tebuireng, Pondok Pesantren Putra Putri Al Khoiriyyah Seblak, Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir, Pondok Pesantren Darul Falah Cukir, Pondok Pesantren Madrasatul Qur'an Tebuireng, Ma'had Mambaul Hikam Jatirejo dan atau Pondok lain sekitar Tebuireng serta Pondok Dzurriyyah Hadratusysyaikh KH. M. Hasyim Asy'ari. 

IKAPETE kini telah memiliki 16 PW (Pimpinan di Tingkat Provinsi) dan 78 PC (Pimpinan Tingkat Kabupaten/Kota) dan PCI (Pimpinan Tingkat Internasional yang berkedudukan di luar negeri). 

Dalam mengisi Idul Fitri, tentunya segenap warga IKAPETE memiliki kesamaan layaknya muslim lain di negeri ini, yaitu melakukan Halal bi Halal (HBH). Beberapa PW dan PC mengadakan HBH di daerah masing-masing, dan mendapatkan perhatian yang besar dari pengasuh dan para dzurriyyah Hadratusysyaikh  serta para Masyayikh Pesantren Tebuireng. Hal ini terlihat di antaranya dengan kerawuhan beliau di tengah kesibukan dan banyaknya tugas yang ada. 

Tidak berhenti dengan ber-HBH di daerah masing-masing, IKAPETE dari tahun ke tahun memiliki keistiqamahan dalam mengadakan di Tebuireng pada hari Sabtu di akhir Syawal. Layaknya sebuah wirid, sabtu akhir syawal ini menjadi hari pasti pelaksanaan HBH yang hampir dipastikan semua alumni Pesantren ini mengetahui hal ini. Dan tentunya HBH ini menyedot perhatian banyak alumninya untuk hadir di Tebuireng. 

Bagi kami, santri Tebuireng, momen ini sangatlah berarti, tidak hanya melepas rindu dengan teman seangkatan tapi bisa sowan kepada pengasuh, terlebih bersimpuh sowan kepada Hadhratusysyaikh dan para masyayikh di maqbarah Tebuireng menjadi magnet besar yang membawa ribuan alumni untuk hadir di HBH ini. 

HBH tahun ini memiliki nuansa yang agak berbeda, dibingkai dalam beragam aneka acara yang lebih banyak dan waktu yang lebih panjang. Acaranya tidak hanya untuk para alumni, melainkan menyasar santri yang masih aktif juga. Mulai tanggal 1-4 Mei rangkaian HBH ini digelar. Acara pada tanggal 1 dan 2 Mei menyasar para santri aktif sedangkan untuk tanggal 3 dan 4 Mei lebih fokus kegiatan menyasar para alumni. 

Inovasi ini dilakukan guna melakukan proses al akhdzu bil jadid al ashlah; mencari model yang lebih ideal, namun al muhafadzhah alal qadim al shalih tetaplah harus dilestarikan. 

Sehingga, sekalipun HBH dibingkai dengan inovasi seperti apapun, Temu Alumni dan Tahlil Akbar Masyayikh Tebuireng tetaplah sebagai kegiatan yang terus menerus kita istiqamahkan. 

Jangan lewatkan, silakan datang dan raihlah keberkahan. 

***

*) Oleh : Achmad Roziqi, Santri Tebuireng 

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES