Kopi TIMES

Hari Pendidikan Nasional: Mengembangkan SDM Unggul untuk Indonesia Maju

Kamis, 02 Mei 2024 - 16:15 | 12.83k
Agus Arwani, SE, M.Ag., Dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
Agus Arwani, SE, M.Ag., Dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Hari Pendidikan Nasional setiap tahun menjadi momen introspeksi bagi Indonesia dalam mengevaluasi dan merencanakan strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Pada era global saat ini, tantangan yang dihadapi oleh bangsa ini semakin kompleks, mulai dari revolusi industri 4.0 hingga persaingan ekonomi global, yang semua memerlukan SDM berkualitas tinggi.

Dalam konteks Indonesia, pengembangan SDM unggul tidak hanya tentang meningkatkan kualitas pendidikan formal melalui kurikulum yang relevan, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter yang kuat dan keterampilan adaptasi. Hari ini, kita harus menanyakan diri kita, apakah sistem pendidikan kita sudah memadai dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan?

Pendidikan di Indonesia harus melampaui transmisi pengetahuan tradisional. Harus ada perubahan paradigma dari menghafal ke mengalami, dari teoritis ke praktis. Pendekatan ini vital karena dunia kerja modern membutuhkan lebih dari sekadar keahlian teknis; membutuhkan pemikiran kritis, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi.

Investasi dalam pendidikan vokasi bisa menjadi kunci dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai. Sekolah-sekolah vokasi dengan kurikulum yang dirancang bersama dengan industri dapat menyediakan lulusan yang tidak hanya siap kerja tetapi juga inovatif dan adaptif. Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan harus diperkuat untuk mencapai ini.

Pendidikan karakter juga penting. Nilai-nilai seperti integritas, kerja keras, dan kepedulian sosial harus menjadi inti dari kurikulum pendidikan kita. Di hari pendidikan ini, kita perlu memikirkan kembali bagaimana nilai-nilai tersebut secara efektif diajarkan di kelas.

Selanjutnya, penggunaan teknologi dalam pendidikan harus ditingkatkan. Pendidikan digital bukan hanya tentang akses ke sumber belajar, tetapi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk membuat proses belajar menjadi lebih interaktif, menarik, dan personal.

Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka tidak boleh diabaikan. Pendidikan bukan hanya terjadi di sekolah tetapi juga di rumah. Hari Pendidikan Nasional harus menjadi pengingat bagi semua orang tua untuk terlibat aktif dalam proses belajar anak-anak mereka.

Pemerataan akses pendidikan tetap menjadi tantangan besar. Masih banyak daerah di Indonesia yang akses pendidikannya terbatas. Pemerintah harus berupaya lebih keras dalam menjangkau daerah-daerah terpencil dan menyediakan mereka dengan fasilitas pendidikan yang memadai.

Selain itu, guru dan dosen sebagai pilar utama dalam pendidikan harus terus ditingkatkan kapasitasnya. Program pelatihan dan pengembangan profesional secara berkelanjutan harus menjadi norma. Guru  dan Dosen yang berkualitas adalah kunci dalam menciptakan SDM yang unggul.

Pengakuan dan penghormatan terhadap guru juga penting. Di Hari Pendidikan Nasional ini, mari kita ingatkan diri kita tentang peran penting yang dimainkan oleh para pendidik dalam membentuk masa depan bangsa. Inisiatif seperti peningkatan kesejahteraan guru harus terus dipromosikan dan ditingkatkan.

Di hari yang spesial ini, kita juga harus merenungkan bagaimana pendidikan bisa menjadi alat pemersatu bangsa. Indonesia adalah negara yang sangat beragam. Pendidikan harus menjadi sarana untuk memperkuat persatuan nasional melalui pengertian dan toleransi antar berbagai suku dan agama.

Sebagai penutup, Hari Pendidikan Nasional harus menjadi lebih dari sekadar perayaan atau seremoni. Harus menjadi titik balik di mana semua stakeholder pendidikan pemerintah, guru dan dosen, orang tua, dan masyarakat bersatu untuk membuat komitmen baru terhadap peningkatan pendidikan di Indonesia. Mari kita gunakan momen ini untuk menggali lebih dalam, bertanya lebih kritis, dan beraksi lebih konsekuen demi terwujudnya SDM unggul yang akan membawa Indonesia maju ke arah yang lebih baik.

***

*) Oleh : Agus Arwani, SE, M.Ag., Dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan 

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

*) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES