Kopi TIMES

Saling Memaafkan di Antara Manusia (Wal ‘Afina ‘Anin Nas)

Rabu, 08 Mei 2024 - 11:01 | 20.04k
Dr. Kukuh Santoso, M.Pd, Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA).
Dr. Kukuh Santoso, M.Pd, Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA).

TIMESINDONESIA, MALANG – Ayat ini mengindikasikan bahwa setelah bulan Ramadan kita dianjurkan untuk senantiasa memaafkan kesalahan-kesalahan orang lain. Salah satu cara dalam menjaga hubungan dengan sesama manusia adalah dengan saling memaafkan.

Memang tidak mudah. Menjaga hubungan dengan manusia jauh lebih sulit daripada menjaga hubungan dengan Allah SWT. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan dalam menjalani kehidupan mempunyai dua hubungan yang wajib dijalankan sesuai dalam perintah ajaran Islam. Dua hubungan tersebut adalah Hablum Minallah yaitu pola hubungan antara manusia dengan sang Pencipta. Dan Hablum Minannas pola hubungan dengan sesama manusia.

Ada dua hubungan yang harus kita jaga. Pertama hubungan vertikal dengan Allah disebut Hablum minallah, kedua hubungan horisontal, hablum minannas, hubungan dengan sesama manusia. Dari keduanya yang paling mudah hablum minallah, hubungan dengan Allah. Semisal kita sebagai hamba punya salah maka cukup dengan memohon ampun dengan membaca istighfar cukup.

Namun hablum minannas hubungan dengan sesama manusia tidak semudah yang kita bayangkan. Terkadang manusia tidak mudah untuk saling memaafkan. Masih ada rasa sakit didalam hati, kurang ikhlas memberikan maaf. Maka pentingnya sikap dan budaya memaafkan dengan tiga amalan yang pahalanya langsung dari Allah SWT.

Ada tiga amalan yang Allah sendiri yang akan memberikan pahalanya. Pertama Puasa Ramadan, kedua Sabar, ketiga Memaafkan manusia.

Memberikan maaf kepada manusia merupakan sikap terpuji yang dicintai Allah Ta’ala. Sifat memaafkan adalah sifatnya para ahli surga dan pahalanya tidak terbatas. Maka jadilah kita semua menjadi pemaaf kepada sesama. Maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Para ulama menjelaskan bahwa sebagai manusia yang tidak pernah luput dari dosa, maka sudah seharusnya selalu bemuhasabah dari waktu ke waktu. Dengan bermuhasabah, kita dapat memperbaiki diri dengan prestasi-prestasi yang lebih baik sehingga kita dapat memberi konstribusi kepada siapapun.

Syawal adalah momen yang tepat untuk bermuhasabah dan saling memaafkan karena kita diperintahkan untuk menjadi orang yang pemaaf atau wal `afina anin nas meskipun memaafkan orang lain yang menyakiti kita terasa berat. “Kita semua adalah saudara sehingga kita harus saling mengingatkan. Apabila ada saudara kita yang berbuat salah, maka kita harus memaafkan.

Mari kita harus menjaga ukhuwah di momentum lebaran. lebaran dalam masyarakat Jawa memiliki makna leburan, luberan dan laburan. Leburan mempunyai arti melebur segala kesalahan dengan saling memaafkan. Luberan berarti luapan artinya meluapkan rezeki  dengan membagikan zakat kepada warga masyarakat yang kurang mampu.

Laburan berarti membangun lembaran baru yang lebih bersih dan setelah  menjalankan puasa di bulan Ramadhan.Dalam tradisi lebaran, hidangan yang sering disajikan adalah ketupat atau kupat.  Kata “Kupat” berasal dari ngaku lepat atau mengaku salah. Hal ini bermakna bahwa setelah mencari ampunan dari Allah, kita harus saling memaafkan seperti dikatakan dalam sebuah hadis yang berbunyi tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah. ***

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*) Penulis: Dr. Kukuh Santoso, M.Pd, Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA).

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES