Kopi TIMES

Mempersiapkan Kemandirian Anak

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:25 | 21.64k
Beni Nur Cahyadi, S.Pd.I., M.Pd., M.H., G.r., Guru SMKN 1 Giritontro
Beni Nur Cahyadi, S.Pd.I., M.Pd., M.H., G.r., Guru SMKN 1 Giritontro

TIMESINDONESIA, WONOGIRI – Sebagai orang tua, tanggung jawab utama adalah mempersiapkan diri sendiri dan anak untuk masa depan yang tidak terhindarkan, yaitu proses perpisahan. Hal ini menjadi kunci dalam mendidik anak untuk menjadi mandiri dan menghadapi kehidupannya sendiri.

Dalam menjalankan peran sebagai orang tua, seringkali kita lupa akan esensi sebenarnya dari tugas tersebut. Bukan hanya tentang memberi kasih sayang dan menyediakan kebutuhan fisik, tetapi juga tentang memberi bekal kepada anak untuk menjalani hidupnya sendiri ketika tiba saatnya. Salah satu aspek terpenting dari persiapan ini adalah mempersiapkan anak untuk berpisah dari orang tua mereka.

Berpisah dari orang tua adalah langkah alami dalam perjalanan hidup setiap anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk tidak terlalu memanjakan anak mereka, tetapi memberi mereka kesempatan untuk belajar dan tumbuh secara mandiri. Hal ini tidak hanya mencakup pembelajaran keterampilan praktis, tetapi juga pembentukan kepercayaan diri dan kemandirian yang diperlukan untuk menghadapi dunia.

Anak-anak yang diajarkan untuk mandiri akan lebih siap dalam menghadapi tantangan hidup. Mereka belajar untuk bertahan dan menemukan solusi atas masalah mereka sendiri, tanpa terlalu mengandalkan bantuan orang tua. Inilah sebabnya mengapa penting bagi orang tua untuk memberi ruang bagi anak-anak mereka untuk belajar dan berkembang secara mandiri.

Dalam membangun peradaban manusia, kemandirian adalah kunci. Orang tua yang mempersiapkan anak-anak mereka untuk berpisah dengan penuh kasih sayang sedari awal akan membantu menciptakan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan tangguh. Ini adalah investasi jangka panjang dalam kebahagiaan dan kesuksesan anak-anak kita.

Jadi, mari kita berhenti memanjakan anak-anak kita, dan mulailah memberi mereka kesempatan untuk belajar dan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri. Dengan melakukan itu, kita tidak hanya memastikan kebahagiaan mereka sesuai dengan kodratnya, tetapi juga membantu mereka sukses dalam menjalani kehidupan mereka sendiri. (*)

***

*) Oleh : Beni Nur Cahyadi, S.Pd.I., M.Pd., M.H., G.r., Guru SMKN 1 Giritontro

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

*) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES