Kopi TIMES

Merayakan Hubungan Diplomatik Indonesia-Australia ke-75

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:02 | 27.21k
Achmad Ubaidillah, Founder Pusat Studi Pesantren, Media Islam Iqra.id, dan Alumni Pertukaran Tokoh Muslim Indonesia-Australia Tahun 2011
Achmad Ubaidillah, Founder Pusat Studi Pesantren, Media Islam Iqra.id, dan Alumni Pertukaran Tokoh Muslim Indonesia-Australia Tahun 2011

TIMESINDONESIA, JAKARTA –  Pada tanggal 28 Maret 2024 bertempat di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Indonesia, Abdul Kadir Jailani, dan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, bersama-sama meluncurkan logo resmi berdesain Garuda dan Kangguru untuk merayakan Peringatan ke-75 Hubungan Bilateral RI-Australia.

Hubungan diplomatik ini telah menciptakan banyak kolaborasi dan membuka kesempatan yang luas dan menguntungkan antar masyarakat kedua negara. Oleh karena itu, di tahun ke-75 hubungan diplomatik tersebut tentu banyak harapan yang bisa diwujudkan oleh kedua negara menyangkut penguatan kemitraan di berbagai sektor.

Dari sekian banyak kerjasama yang telah dilakukan baik di sektor pertahanan dan keamanan, maritim, poltik, ekonomi dan perdagangan, jasa keuangan, pendidikan, pertanian, peternakan, dan sebagainya, setidaknya terdapat dua hal yang memiliki nilai strategis bagi masa depan Indonesia dan Australia. 

Pertama, penguatan kemitraan di sektor pertahanan dan keamanan. Dalam konteks geopolitik dan geostrategi, penguatan kemitraan di sektor pertahanan dan keamanan tentu saja bersifat penting dan strategis dalam rangka memperkuat pertahanan nasional, memperkuat posisi Indonesia di wilayah ya geopolitik Asia Tenggara dan Indo Pasifik dan memperkuat komitmen bersama dalam pemeliharaan perdamaian dan keamanan di tingkat regional dan global. 

Hal ini tentu saja dilandasi oleh fakta bahwa kedudukan Indonesia sebagai negara besar di Asia Tenggara dan pemain kunci dalam diplomasi regional dan dalam memperkuat persatuan dan sentralitas ASEAN. Selain itu, kedudukan Australia sebagai salah satu negara besar di dunia memiliki kepentingan strategis untuk mempertahankan posisinya di Kawasan Pasifik dan berperan penting dalam menjaga keamanan regional dan global.

Kedua, penguatan kemitraan di sektor pendidikan. Penguatan kemitraan ini menjadi sangat penting mengingat pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu pilar kerja sama antara Indonesia-Australia. Oleh karena itu, berbagai program beasiswa dan fellowship, bantuan pembangunan sekolah dan madrasah, dan beragam bentuk kemitraan lainnya di sektor pendidikan yang telah dilaksanakan semoga dapat dilanjutkan dan ditingkatkan. 

Harapan lain menyangkut pendidikan adalah Pemerintah Australia dapat membangun Perpustakaan Pesantren berskala nasional yang akan menjadi bank data khazanah keislaman dan khazanah pesantren termasuk di dalamnya adalah manuskrip ulama Nusantara yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Perpustakaan Pesantren ini juga akan menjadi House of Islamic Manuscript yang akan sangat bermanfaat bagi pembangunan dunia pendidikan terutama bagi pembangunan ekosistem riset yang bermanfaat bagi para peneliti di dalam dan di luar negeri.

Demikian sekelumit harapan atas keberlangsungan kemitraan harmonis antara Garuda dan Kangguru dan semoga persahabatan kedua negara semakin erat dan berdampak positif bagi kemajuan negara dan masyarakat Indonesia dan Australia. Mari kita rayakan dengan penuh sukacita! (*)

***

*) Oleh : Achmad Ubaidillah, Founder Pusat Studi Pesantren, Media Islam Iqra.id, dan Alumni Pertukaran Tokoh Muslim Indonesia-Australia Tahun 2011.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES