Kopi TIMES

Peranan Mikroba dalam Mendorong Inovasi dan Keberlanjutan Agroindustri

Senin, 24 Juni 2024 - 13:36 | 122.65k
Risa Meutia Fiana, STP, MP, Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas
Risa Meutia Fiana, STP, MP, Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PADANG – Agroindustri merupakan sektor penting dalam perekonomian global yang mencakup seluruh proses produksi dan pengolahan produk pertanian. Inovasi dan keberlanjutan menjadi dua pilar utama dalam memajukan sektor agroindustri. 

Salah satu kunci yang sering disadari tetapi memiliki peranan yang besar dalam mendukung kedua pilar tersebut adalah pemanfaatan mikroorganisme. Mikroorganisme memegang peranan yang penting dalam berbagai aspek agroindustri mulai dari produksi tanaman hingga pengolahan limbah agroindustri.

Advertisement

Peranan Mikroba dalam Produksi Tanaman

Rhizobium dan Azetobacter merupakan salah satu mikroba yang berperan dalam produksi tanaman. Mikroba tersebut berperan dalam melakukan fiksasi nitrogen yang merupakan sebuah proses perubahan nitrogen atmosfer menjadi nitrogen yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman. 

Fiksasi nitrogen ini merupakan hal yang penting dalam menyuplai nutrisi yang dibutuhkan tanaman dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Hal ini dapat mengurangi biaya produksi dan mengurangi dampak lingkungan akibat pengunaan pupuk yang berlebihan.  

Peranan mikroba dalam produksi tanaman lainnya yaitu sebagai agen pengendali hama biologis. Bacillus thuringiensis merupakan bakteri yang menghasilkan toksin yang mampu sebagai pengendali hama serangga. Pengunaan pengendalian hayati ini mampu mengurangi dampak ketergantungan terhadap pestisida kimia yang memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia. 

Rekayasa genetik dengan bantuan mikroba telah mengembangkan tanaman yang tahan terhadap hama, penyakit dan kondisi yang ekstrem. Inovasi ini berpotensi untuk meningkatkan hasil panen dan mengurangi kerugian karena hama dan penyakit. 

Peranan Mikroba dalam Pengolahan Produk Pertanian

Peranan mikroba dalam pengolahan produk hasil pertanian yaitu pada proses fermentasi. Fermentasi merupakan proses perubahan bahan organik oleh mikroorganisme untuk menghasilkan produk yang dibutuhkan oleh manusia. 

Produk-produk pertanian yang difermentasi sangat bermanfaat bagi masyarakat. Contoh produk fermentasi yang banyak dikonsumsi masyarakat antara lain yogurt, keju, tapai dan tempe. 

Peranan Mikroba dalam Pengolahan Limbah Agroindustri

Proses pengolahan limbah agroindustri dapat ditingkatkan dengan batuan mikroba. Mikroba seperti bakteri dan jamur mampu mendegradasi limbah organik menjadi kompos yang kaya akan nutrisi. Proses biodegradasi limbah organik tidak saja mengurangi volume limbah yang harus ditangani tetapi dapat meningkatkan nilai tambah limbah menjadi produk yang dapat digunakan kembali dalam pertanian sebagai pupuk organik.

Mikroba juga berperan dalam memproduksi energi terbarukan dengan proses fermentasi. Salah saru contohnya adalah produksi biogas dari limbah pertanian. Mikroba anaerobik menguraikan bahan organik dalam limbah untuk menghasilkan metana, yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan. Ini adalah langkah penting menuju keberlanjutan energi dalam sektor agroindustri.

Mikroba memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung inovasi dan keberlanjutan agroindustri. Dari produksi tanaman hingga pengolahan limbah dan pengembangan produk pangan, mikroba menyediakan solusi yang efektif dan ramah lingkungan. Memanfaatkan potensi mikroba dengan bijaksana akan menjadi kunci untuk masa depan agroindustri yang lebih berkelanjutan dan inovatif.

***

*) Oleh : Risa Meutia Fiana, STP, MP, Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim. 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Hainorrahman
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES