Kopi TIMES

Menguatkan Tujuan Hidup di Bulan Muharram

Senin, 08 Juli 2024 - 14:01 | 8.69k
Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan
Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bulan Muharram, sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, tidak hanya menjadi momen awal tahun baru bagi umat Islam tetapi juga sebuah kesempatan untuk merenungkan kembali tujuan hidup dan menetapkan arah yang jelas ke depan. 

Di tengah kesibukan dunia modern yang sering kali mengaburkan makna dan tujuan hidup, Bulan Muharram memberikan peluang untuk introspeksi yang mendalam dan perenungan spiritual yang dalam.

Muharram memulai tahun baru Islam dengan peringatan yang mendalam akan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah umat Islam, terutama peristiwa Tragedi Karbala yang menggugah kesadaran akan pengorbanan, keberanian, dan keteguhan dalam mempertahankan nilai-nilai kebenaran. 

Kisah Imam Husain dan para pengikutnya yang rela menghadapi kematian demi prinsip-prinsip yang mereka yakini menjadi cerminan bagi kita untuk merenungkan kembali tujuan hidup kita.

Bulan Muharram mengajarkan kita untuk tidak hanya hidup dalam rutinitas sehari-hari, tetapi juga untuk mengarahkan kehidupan menuju tujuan yang lebih tinggi. 

Dalam refleksi kita terhadap kehidupan, penting untuk menetapkan prioritas yang jelas, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam hubungan dengan sesama manusia. 

Menggali kembali tujuan hidup kita yang sejati akan membantu kita menemukan makna yang lebih dalam dalam setiap tindakan dan keputusan yang kita ambil.

Bulan Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan ketaatan kita terhadap Allah SWT. Dengan memperkuat ketaatan dalam ibadah, seperti shalat, puasa, dan amal kebajikan lainnya, kita dapat merasakan kedekatan yang lebih dalam dengan-Nya. 

Ketaatan ini tidak hanya memperkuat hubungan spiritual kita tetapi juga membantu mengarahkan kita menuju pemahaman yang lebih baik akan tujuan hidup kita secara keseluruhan.

Peristiwa-peristiwa yang diperingati dalam Bulan Muharram mengajarkan kita tentang pentingnya perubahan dan transformasi diri menuju kebaikan. Seperti halnya perubahan yang dialami oleh para sahabat yang mendukung Imam Husain, kita pun diingatkan untuk tidak takut mengubah diri menuju kebaikan meskipun terasa sulit atau menantang. Inilah esensi dari memperkuat tujuan hidup dalam Bulan Muharram: untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih berani, dan lebih bermakna.

Bulan Muharram bukan hanya sekadar masa untuk berduka atau bersedih, tetapi juga waktu yang berharga untuk menguatkan dan menghidupkan kembali tujuan hidup yang sejati. 

Dengan merenungkan peristiwa-peristiwa bersejarah dan mengambil pelajaran dari mereka, kita dapat membangun fondasi yang kokoh dalam hidup kita, bergerak maju dengan keyakinan yang lebih kuat, dan mencapai tujuan hidup yang memberi makna pada eksistensi kita di dunia ini.

***

*) Oleh : Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES