Nikmati Senja Dengan Kopi Gayo Wine di Keboen Kopi Karanganjar
Menikmati kopi saat senja menjadi tren pilihan generasi milenial. Apalagi ditengah kebun kopi dengan ketinggian 800 mdpl. Lebih sempurna, jika kopi yang disajikan adalah Gayo Wine.

BLITAR – Menikmati kopi saat senja menjadi tren pilihan generasi milenial. Apalagi di tengah kebun kopi dengan ketinggian 800 mdpl. Lebih sempurna lagi jika kopi yang disajikan adalah Gayo Wine.
Kopi bercita rasa wine. Hanya bisa dinikmati di Keboen Kopi Karanganjar Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Kafe di tengah kebun kopi ini menyajikan nuansa kolonial Belanda.
Beberapa bangunan heritage masih kokoh berdiri. Interior di dalam kafe pun didominasi koleksi vintage. Seperti gramaphone, radio jadul sampai kursi-kursi dengan design dan bahan kayu jati kuno.

Udara segar di lereng Gunung Kelud ini semakin terasa nyaman, dalam suasana kafe yang tenang. Iringan lembut musik oldies semakin membawa kenangan ke masa silam. Apalagi waitressnya ada yang bule asli Eropa. Serasa ngopi di jaman Belanda!.

Tak hanya itu, pengunjung Keboen Kopi Karanganjar juga bisa menjelajah ke berbagai gedung lain. Seperti Museum Pusaka, Museum Mblitaran dan Museum Purna Bhakti. Kenapa disebut museum Purna Bhakti, karena didalam ruangan ini berisi benda-benda yang dipakai Heri Noegroho selaku owner Kebun Kopi Karanganyar. Heri adalah mantan Bupati Blitar.

Di areal seluas 250 hektare ini, berbagai spot wisata lain bisa anda nikmati. Ada play ground, out bond, camping, berkuda dan menembak. Sepertinya, tak akan cukup menikmati suasana natural alam disini dalam sehari. Tak perlu khawatir, penginapan dengan harga terjangkau siap menjadi tempat istirahat. Sembari kembali menikmati Gayo Wine di malam hari. (*)


Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


