Advertisement
Kuliner

Makin Langka, Yuk Bikin Sendiri Roti Gambang

Roti gambang pernah populer di tahun 1900 an. Roti yang dibuat dan dikenalkan oleh orang Belanda ini makin sulit dijumpai di pasaran. 

TIMES Indonesia,
Makin Langka, Yuk Bikin Sendiri Roti Gambang
roti gambang (FOTO: instagram/deena_hp)
A-AA+

JAKARTA Roti gambang pernah populer di tahun 1900 an. Roti yang dibuat dan dikenalkan oleh orang Belanda ini makin sulit dijumpai di pasaran.

Bukan tak ada sama sekali, namun makin jarang dijumpai karena penjualnya juga makin sedikit. 

Advertisement

Nah, tak ada salahnya membuat sendiri roti gambang. Bahkan bisa Anda jual sebagai penghasilan tambahan sekaligus melestarikan kuliner nusantara. 

Bahan:

180 gram gula merah
300 gram tepung terigu protein sedang
125 gram tepung roti
75 ml air
50 gram gula pasir
2 sendok teh kayu manis bubuk
1 sendok teh baking soda
1 1/2 sendok teh baking powder
1 butir telur ayam
50 gram margarin

Taburan:

1 sendok makan wijen sangrai
air matang secukupnya untuk olesan

Cara Membuat Roti Gambang:

Rebus gula merah dan air hingga larut, saring, lalu dinginkan.
Campur tepung terigu, tepung panir, gula pasir, baking soda, baking powder, kayu manis, dan telur. 

Uleni sampai tercampur rata. Tuang air gula sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga rata. Tambahkan margarin. Uleni lagi sampai rata.

Advertisement

Diamkan selama 20 menit. Tutup dengan serbet bersih. Bagi adonan dengan berat masing-masing sekitar 40 gram.
Panaskan oven. Bentuk adonan jadi kotak memanjang atau lonjong sesuai selera, tata di loyang.

Olesi adonan yang sudah dibentuk dengan air, lalu taburi wijen.
Panggang roti sekitar 30 menit hingga matang. Setelah itu angkat dan dinginkan.

Sajikan roti gambang bersama teh manis atau kopi manis. Karena teksturnya keras, jika tidak segera disantap, simpan di dalam toples atau wadah lainnya yang memiliki penutup rapat.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Tria Adha
PenulisTria AdhaJurnalis dan fotografer yang telah bergabung di TIMES Indonesia sejak Agustus 2016. Merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita sosial, budaya, dan olahraga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia