Kuliner

Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?

Senin, 12 Oktober 2020 - 15:57 | 201.47k
Proses pembuatan olahan berbahan dasar daun kelor, oleh ibu-ibu Desa Konang, Kecamatan Glagah, Lamongan. (FOTO: Disperindag Lamongan for TIMES Indonesia)
Proses pembuatan olahan berbahan dasar daun kelor, oleh ibu-ibu Desa Konang, Kecamatan Glagah, Lamongan. (FOTO: Disperindag Lamongan for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Segala potensi yang ada pada daun kelor benar-benar dimanfaatkan oleh ibu-ibu di Kabupaten Lamongan. Mereka mengolah daun kelor menjadi sejumlah olahan makanan.

Tak tanggung-tanggung, inovasi yang dilakukan oleh ibu-ibu Desa Konang Kecamatan Glagah tersebut menghasilkan sebanyak 9 macam makanan berbahan dasar daun kelor.

Advertisement

Makanan Daun Kelor 2

"Ada 9 macam olahan yang bisa dikreasikan dari tanaman kelor ini mulai dari Pie kelor, mie kelor kering, mie kelor basah, kue lumpur kelor, kerupuk kelor, biskuit kelor, puding kelor, ekstrak celup kelor, permen kelor dan stik kelor," kata Sri Wahyuni, instruktur pelatihan produk olahan Kelor yang mendampingi ibu-ibu Desa Konang, Senin (12/10/2020).

Yuni mengungkapkan, mereka terdorong untuk mengolah daun kelor menjadi berbagai macam makanan agar bisa dikonsumsi setiap saat, tidak hanya dijadikan sayur.

Pasalnya, daun yang memiliki nama latin Moringa Oleifera tersebut mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh, mulai dari protein, zat besi, kalsium, karbohidrat hingga vitamin C.

"Kelor ini adalah tanaman yang berkhasiat untuk meningkatkan imunitas tubuh karena mengandung kalsium tinggi dan vitamin C," ujarnya.

Apalagi kata Yuni, di Desa Konang juga sangat mudah mendapatkan daun kelor, sehingga ibu-ibu desa setempat tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan baku olahan.

"Biasanya warga hanya mengolah tanaman kelor menjadi sayuran. Seiring banyaknya manfaat yang dikandung, warga pun bersama-sama memanfaatkan kelor untuk diolah agar memiliki nilai tambah," tuturnya.

Makanan Daun Kelor 3

Lebih lanjut Yuni menjeleskan, proses pembuatan olahan kelor cukup sederhana. dimulai dengan memetik daun kelor untuk selanjutnya dipisahkan dari batangnya dan di cuci bersih lalu dikeringkan namun tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

Selanjutnya, daun kelor yang sudah kering tersebut digiling menjadi tepung dan sudah bisa dijadikan sebagai bahan dasar olahan makanan.

"Pengolahannya seperti halnya dalam proses pembuatan kue kering lainnya, daun kelor yang sudah digiling hingga halus menjadi tepung dicampur dengan bahan lainnya, seperti tepung terigu, mentega, telur dan lain sebagainya," ujar Yuni.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan,  Muhammad Zamroni mengungkapkan bahwa 9 macam makanan yang menjadi produk inovasi desa dari Desa Konang tersebut sudah dipasarkan ke berbagai tempat.

"Kami mengapresiasi apa yang menjadi produk inovasi desa seperti olahan berbahan tanaman kelor ini dengan membantu memberikan pelatihan agar produk bisa bersaing dengan produk lainnya," kata Zamroni.

Selain itu, Zamroni menyebut bahwa Disperindag Lamongan juga telah memberikan pelatihan pengemasan dan membantu pemasaran produk olahan makanan daun kelor yang dihasilkan oleh ibu-ibu Desa Konang tersebut. "Kita juga memfasilitasi dengan ikut memasarkan produk ini ke daerah-daerah lain dan mengikutkannya dalam sejumlah pameran," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES